RADAR SURABAYA - Operasi Zebra Semeru 2025 masih berlangsung. Polres Pelabuhan Tanjung Perak tercatat melakukan penindakan sebanyak 7.135 pengendara karena melanggar lalu lintas. Pelanggaran didominasi melanggar rambu lalu lintas dan tidak mengenakan helm.
Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Imam Sayfudin Rodji melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto mengatakan, selama operasi berlangsung, aparat Satlantas telah melakukan penindakan terhadap 7.135 pelanggaran.
"Angka ini mencakup berbagai jenis pelanggaran yang terjaring dari kegiatan patroli, razia, hingga kamera ETLE mobile atau Incar yang beroperasi di sejumlah titik strategis," ujar Iptu Suroto.
Ia menambahkan rincian penindakannya meliputi 2.566 pelanggar terjaring melalui ETLE mobile (Incar),115 pelanggar diberikan tilang manual. " Sementara itu, 4.454 pengendara diberikan teguran karena melakukan pelanggaran ringan," imbuhnya.
Suroto menegaskan bahwa pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pelanggaran terhadap rambu-rambu lalu lintas, seperti menerobos lampu merah atau melanggar marka jalan, serta pengendara yang tidak menggunakan helm standar saat berkendara, baik pengendara utama maupun penumpang.
“Pelanggaran-pelanggaran dasar seperti tidak memakai helm seharusnya sudah menjadi kesadaran bersama. Namun kenyataannya, pelanggaran tersebut masih mendominasi selama Operasi Zebra Semeru. Ini menunjukkan bahwa edukasi dan penegakan hukum harus terus dilakukan,” ujar Iptu Suroto.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Operasi Zebra bukan semata-mata untuk menindak, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga melakukan sosialisasi melalui berbagai media dan imbauan langsung kepada para pengendara di jalan.
“Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kedisiplinan dalam mematuhi aturan lalu lintas merupakan investasi keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ungkapnya.
Menjelang berakhirnya Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Pelabuhan Tanjung Perak berharap adanya penurunan pelanggaran serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara.
"Upaya penindakan dan edukasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna mewujudkan lalu lintas yang lebih aman dan tertib di wilayah hukum Tanjung Perak," tutupnya. (sur/gun)
Editor : Guntur Irianto