Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Open Bidding Enam Jabatan di Pemkot Surabaya, Hanya Dua yang Terisi

Dimas Mahendra • Kamis, 27 November 2025 | 17:18 WIB
TERBUKA: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut dari enam jabatan yang dilaksanakan open bidding oleh Pemkot Surabaya, hanya dua jabatan yang terisi. (IST/RADAR SURABAYA)
TERBUKA: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut dari enam jabatan yang dilaksanakan open bidding oleh Pemkot Surabaya, hanya dua jabatan yang terisi. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA — Seleksi terbuka (open bidding) untuk mengisi enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memasuki babak baru. Sayangnya, dalam proses seleksi kepala dinas itu kini memunculkan persoalan baru. Dari enam posisi jabatan yang kosong hanya dua yang terisi.

Berdasarkan hasil Tim Penilai Kinerja ASN (TPPKASN)/Komite Talenta tanggal 19–20 November 2025, hanya dua dari enam jabatan yang berhasil mendapatkan kandidat dan lolos tahap administrasi.

“Dari enam posisi yang dibuka, hanya dua yang terisi oleh para pendaftar,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Enam posisi yang dibuka awalnya diharapkan dapat mengisi kekosongan dan melakukan penyegaran struktur. Namun, hasilnya jauh dari ekspektasi, empat posisi tidak diminati sama sekali dan terpaksa harus dibuka ulang tahun depan.

Wali Kota Eri menilai fenomena ini tak lepas dari ketatnya kontrak kinerja kepala perangkat daerah yang diterapkan Pemkot.

“Setiap kepala PD memiliki kontrak kinerja. Apabila ada yang tidak sesuai bisa turun jabatannya. Mungkin hal itu yang menjadi pertimbangan pendaftar,” jelasnya.

Dua posisi yang berhasil mendapatkan kandidat adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP (DPM-PTSP). Pada dinas ini, tercatat ada tiga pendaftar. Mereka adalah Farida Fitrianing Arum yang sekarang menjabat sebagai Kabid Distribusi Perdagangan Dinkopumdag.

Kemudian ada Lasidi yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPM-PTSP, dan yang terakhir adalah Wawan Windarto yang merupakan Camat Tenggilis Mejoyo. 

Selain DPM-PTSP, posisi Kepala Dinas PRKPP dan Pertanahan (DPRKPP) juga memiliki sejumlah pendaftar. Mereka adalah Adi Gunita yang menduduki Kabid Jalan dan Jembatan DSDABM, lalu Aly Murtadlo yang menjabat Kabag PBJ & Administrasi Pembangunan dan terakhir Iman Kristian Maharhandono yang sekarang duduk sebagai Kabid Bangunan Gedung DPRKPP.

Nama-nama tersebut akan diusulkan ke Komisi ASN (KASN) sebelum memasuki tahapan berikutnya. Setelah persetujuan KASN terbit, peserta akan melalui proses penulisan makalah, wawancara akhir, serta paparan visi misi dan target kinerja.

Wali Kota Eri menegaskan seleksi kali ini tidak hanya mengandalkan Pansel, tetapi juga melibatkan tes psikologi dan kejiwaan untuk memastikan calon pejabat memiliki kematangan mental dan keberanian mengambil keputusan.

“Penilaian seleksi juga akan melibatkan media dan masyarakat secara online,” tambahnya.

Lebih jauh, Eri menyebut kalau open bidding tidak berhenti meski banyak posisi tidak diminati. Dia menegaskan kalau empat jabatan kosong akan dibuka kembali tahun depan. “Tetap akan open bidding terus, tapi di tahun depan,” ujarnya. (dim/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
#eselon #berita pemerintahan #seleksi #pendaftaran #open bidding #pimpinan #terbaru #kepala #berita surabaya #berita surabaya hari ini #CAK ERI #2025 #jabatan #wali kota surabaya #2026 #pemkot surabaya #terbuka #Daftar #dinas #Eri Cahyadi #kosong