Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Petra Melesat Lewat Riset, Emas Pertama untuk Guru di Ajang IRTC

Indra Wijayanto • Selasa, 25 November 2025 | 02:47 WIB
RISET INOVATIF: Tiga guru Biologi PPPK Petra menunjukkan sertifikat dan medali emas yang diraih pada ajang IRTC 2025 di Bali dengan kategori Life Science.(IST/RADAR SURABAYA)
RISET INOVATIF: Tiga guru Biologi PPPK Petra menunjukkan sertifikat dan medali emas yang diraih pada ajang IRTC 2025 di Bali dengan kategori Life Science.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Bali mungkin identik dengan pantai dan liburan, tapi pada 12–15 November 2025 lalu, pulau ini berubah menjadi arena bertemunya ide-ide brilian dari para pendidik dunia. Di ajang International Research Teacher Competition (IRTC), tiga guru Biologi dari PPPK Petra justru mencuri perhatian. Untuk pertama kalinya mengikuti kompetisi ini, mereka langsung membawa pulang medali emas kategori Life Science.

Tapi yang membuat kisah ini menarik bukan hanya medali, melainkan apa yang mereka teliti. Berawal dari daun wungu tanaman pekarangan yang menyimpan harapan. 

Ide penelitian ini muncul tidak dari laboratorium besar, tapi dari sesuatu yang sangat dekat. Daun Wungu atau Graptophyllum pictum, tanaman yang sering dipakai untuk obat tradisional, terutama wasir.

Bagi Nara Pradhana guru SMP Kristen Petra 1, ada sesuatu yang menggelitik dari daun berwarna ungu pekat ini. “Kami meneliti potensi daun wungu yang mengandung fitoestrogen jenis Kaempferol dan Myricetin,” jelas Nara.

Latar belakang ini bukan sekadar ilmu dasar. Nara dan tim melihat masalah nyata. Wanita yang memasuki masa menopause rentan mengalami penyakit jantung koroner akibat turunnya kadar estrogen. Hormon yang biasanya menjaga keseimbangan lemak darah itu berkurang, kemudian memicu kenaikan LDL, penurunan HDL, penyempitan pembuluh darah, dan risiko endotel aorta rusak.

KEMENANGAN: Tim PPPK Petra (tengah) berpose dalam seremoni penghargaan IRTC 2025. Riset mereka tentang ekstrak daun wungu mengantarkan prestasi di tingkat internasional.(IST/RADAR SURABAYA)
KEMENANGAN: Tim PPPK Petra (tengah) berpose dalam seremoni penghargaan IRTC 2025. Riset mereka tentang ekstrak daun wungu mengantarkan prestasi di tingkat internasional.(IST/RADAR SURABAYA)

Di sinilah daun wungu masuk. Tim Petra ingin tahu, bisakah bahan alami ini menjadi pendekatan fitoterapeutik baru untuk mencegah atherosclerosis

Riset ini kemudian memasuki tahap yang paling menarik, yakni uji coba langsung pada hewan uji berupa mencit (Mus musculus) yang telah diovariektomi (dibuat untuk menopause)

Ninik Suprapti dari SMA Kristen Petra 5 yang memimpin proses eksperimen menjelaskan penelitian dilakukan selama satu bulan. 

"Kelompok A diberi ekstrak wungu konsentrasi 10 persen, kelompok B diberi konsentrasi 20 persen, dan kelompok C tidak diberi ekstrak wungu. Pemberian ekstrak wungu pada Kelompok A dan B dengan cara disonde sebanyak 20 ml per hari ", jelasnya.

Prosesnya sangat teliti, berpacu dengan waktu, mengontrol perlakuan, mengamati perubahan, hingga menganalisis potongan jaringan di bawah mikroskop.

Namun hasilnya justru sangat gamblang, kelompok tanpa ekstrak berat badan naik, pembuluh darah menyempit, dan plak terlihat jelas.

Sedangkan kelompok ekstrak 20 persen, aorta bersih tanpa plak tanda kuat bahwa daun wungu punya potensi besar sebagai solusi alami pencegah penyakit. "Hasil ini bukan sekadar angka, ini adalah penemuan" ungkap Ninik kepada Radar Surabaya, Senin (24/11).

Proses berikutnya membawa tim ini masuk ke dunia kompetisi ilmiah. Vinsensia Pramudhana Dewi dari SMA Kristen Petra 1 bercerita tentang tantangan selanjutnya. Setelah menyusun makalah dan berkolaborasi dengan Universitas Airlangga dan Alam Sari Petra, kami menyiapkan booth dan poster ukuran A0. Penilaiannya mencakup poster, booth, presentasi, dan tanya jawab.

TUAI PUJIAN: Foto bersama tim juri IRTC di area pameran poster. Penelitian ini mendapat apresiasi tinggi berkat pendekatan ilmiah yang kuat dan hasil yang konsisten.(IST/RADAR SURABAYA)
TUAI PUJIAN: Foto bersama tim juri IRTC di area pameran poster. Penelitian ini mendapat apresiasi tinggi berkat pendekatan ilmiah yang kuat dan hasil yang konsisten.(IST/RADAR SURABAYA)

" Dua juri internasional menilai karya kami yaitu Mr. Myocho Kan dari Singapura, dan Mrs. Reyna dari Meksiko, yang bahkan menunjukkan ketertarikan besar pada penelitian tim Petra", urainya.

Dari 12 tim yang berkompetisi di berbagai kategori, karya berjudul “Wungu Extract: A Novel Phytotherapeutic Approach to Postmenopausal Atheroscleorosis with Proven Safety Profile” berhasil merebut perhatian juri dan mengantarkan Petra ke podium tertinggi.

Bagi PPPK Petra, kemenangan ini bukan hanya soal prestasi, tapi mengenai budaya baru yang ingin dibangun, guru sebagai peneliti.

Sementara itu, Lianto Atmodjo, Kepala Litbang PPPK Petra, menegaskan bahwa Petra ingin menyeimbangkan kemampuan akademik dengan riset sains, sosial, dan teknologi.

PAPARKAN RISET: Vinsensia Pramudhana Dewi memaparkan hasil penelitian daun wungu kepada tim juri, karya mereka mendapat perhatian besar di arena kompetisi.(IST/RADAR SURABAYA)
PAPARKAN RISET: Vinsensia Pramudhana Dewi memaparkan hasil penelitian daun wungu kepada tim juri, karya mereka mendapat perhatian besar di arena kompetisi.(IST/RADAR SURABAYA)

Dan kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa langkah tersebut berada dalam jalur yang tepat.

“Kami sedang menggalakkan riset. Sisi riset perlu digarap bersama-sama. Puji Tuhan, tiga guru yang pertama kali ikut IRTC langsung menang. Ini bisa menjadi pemicu bagi guru lain.” tuturnya.

Partisipasi di IRTC memberi mereka pengalaman yang jauh lebih besar dari sebuah penghargaan. Mereka pulang dengan peningkatan kemampuan menulis dan meneliti, wawasan baru tentang pameran ilmiah internasional, dan jejaring peneliti lintas negara. (ind/gun)

Editor : Guntur Irianto
#Terbaik #penelitian #di surabaya #sekolah #emas #International #berita surabaya hari ini #Teacher #prestasi #wungu #Ekstrak #Competition #Berita Pendidikan Terbaru #guru #membanggakan #Berita Pendidikan #medali #Berita Pendidikan Hari Ini #Research #PPPK Petra #berprestasi #kompetisi #juara #biologi