Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BRIN Gandeng Perguruan Tinggi di Surabaya Atasi Isu-Isu Lingkungan   

Rahmat Sudrajat • Jumat, 21 November 2025 | 00:20 WIB
PEDULI: Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan akan menggandeng perguruan tinggi untuk mengatasi isu-isu lingkungan. (IST/RADAR SURABAYA)
PEDULI: Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan akan menggandeng perguruan tinggi untuk mengatasi isu-isu lingkungan. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berencana menggandeng perguruan tinggi, terutama untuk mengatasi isu-isu lingkungan seperti kandungan mikroplastik dalam air hujan di Surabaya. 

Kepala BRIN, Arif Satria, menekankan pentingnya riset yang berbasis pada kebutuhan dan berdampak langsung bagi masyarakat, industri, serta pengambilan kebijakan hal itu disampaikan saat Konferensi Puncak Perguruan Tinggi Indonesia (KPPTI) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). 

 "Sudah saatnya membuka mata melihat situasi hari ini sehingga riset yang dilakukan berbasis pada kebutuhan," ujarny, Kamis (20/11). 

Ia menambahkan bahwa riset harus berdampak dan merupakan hasil pertemuan antara peneliti dengan masyarakat, industri, serta pembuat kebijakan.

Arif Satria juga menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai kekuatan inovasi bangsa. "Perguruan tinggi akan menjadi kekuatan besar bangsa ini. Dan bangsa ini tergantung inovasi dan inovasi tergantung pada perguruan tinggi sehingga akan menjadi kekuatan besar bangsa ini," katanya.

BRIN membuka akses bagi mahasiswa dan profesor di perguruan tinggi untuk memanfaatkan fasilitas riset yang canggih. "Kami juga mendorong peneliti di BRIN membimbing peneliti yang ada di kampus, kemudian melakukan riset kolaborasi, kemudian diminta untuk mengajar," jelasnya. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi penelitian dan transfer pengetahuan.

BRIN juga memiliki program Riset Inovasi Indonesia Maju (RIIM) yang dapat dimanfaatkan oleh kampus. "Nanti saya akan ngobrol dengan pak Mendiktisaintek sehingga nantinya bisa menghasilkan program yang mengakselerasi inovasi di kampus jangan sampai nganggur dan harus berdampak," ungkap Arif. 

Untuk isu lingkungan, BRIN juga memiliki inovasi untuk mengatasi masalah banjir di Pantura. Selain itu, riset mengenai hujan mikroplastik juga dapat dilakukan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. (rmt/gun)

Editor : Guntur Irianto
#Lingkungan #Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) #Universitas Negeri Surabaya #di surabaya #perguruan #isu #terbaru #berita surabaya #mikroplastik #berita surabaya hari ini #UNESA #tinggi #air hujan #laut #pencemaran #ajak #Gandeng #sungai