Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Namira Eco Print Padukan Koleksi Terbarunya dengan Tenun Ikat NTT, Bikin Kagum Tamu Iwapi Fashion Runway di Surabaya

Dimas Mahendra • Rabu, 19 November 2025 | 02:02 WIB

 

BARU: Sambil membawa buket kembang, Yayuk Eko Agustin turut melenggang bersa sejumlah model yang memeragakan koleksi Namira Eco Print di Iwapi Fashion Runway di Dyandra Convention Hall Surabaya.
BARU: Sambil membawa buket kembang, Yayuk Eko Agustin turut melenggang bersa sejumlah model yang memeragakan koleksi Namira Eco Print di Iwapi Fashion Runway di Dyandra Convention Hall Surabaya.

RADAR SURABAYA — Namira Eco Print kembali menunjukkan pesonanya dalam gelaran fashion show.

Kali ini, produk unggulannya dipamerkan melalui ajang Iwapi Fashion Runway yang berlangsung di Dyandra Convention Hall, Selasa (18/11).

Kepala BKKBN Jawa Timur Maria Ernawati, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa wastra Indonesia memiliki nilai budaya yang jauh melampaui fungsi sebagai kain.

“Wastra Indonesia ini bukan sekadar kain, tetapi jejak sejarah, identitas budaya, sekaligus ekspresi kreativitas lintas generasi. Di setiap helai wastra ada tangan-tangan terampil para perajin, ada doa, kesabaran, dan nilai luhur yang menjadikannya karya seni bernilai tinggi,” ujar Maria dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa penyelenggaraan fashion runway tersebut membuktikan bahwa wastra tradisional mampu hadir dengan wajah baru tanpa meninggalkan karakter aslinya.

“Fashion Runway ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi komitmen bersama untuk memberikan peluang lebih besar bagi para perajin wastra agar produktivitas dan karya mereka semakin dikenal, baik nasional maupun internasional,” lanjutnya.

Maria juga menyampaikan pesan Gubernur Khofifah agar momentum ini digunakan untuk memperkuat branding wastra Indonesia sebagai identitas fashion global.

Hal ini juga sekaligus mendorong kolaborasi antara perajin, UMKM, industri kreatif, dan pemerintah.

“Kita ingin memastikan wastra terus berkembang menjadi produk unggulan kreatif yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan perajin yang selama ini menjadi penjaga utama warisan budaya,” tambahnya.

Melalui gelaran ini, Pemprov Jawa Timur berharap inovasi-inovasi dalam wastra dapat memperluas pasar, menciptakan peluang ekonomi baru, serta mendorong produk wastra lokal untuk semakin dikenal di level global.

“Bismillah, semoga langkah hari ini menjadi energi membawa wastra Indonesia menembus pasar internasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan para perajin di balik setiap karya indah,” ujarnya.

Salah satu koleksi yang mencuri perhatian dalam runway adalah karya dari Namira Ecoprint, besutan desainer sekaligus owner Yayuk Eko Agustin.

Kali ini, Yayuk membawa pendekatan berbeda dengan memadukan ecoprint berbahan pewarna logwood dan tenun ikat NTT.

“Present kali ini memang beda. Kami mix dengan tenun, khusus tenun ikat NTT. Kami sampai ke NTT untuk mendapatkan tampilan yang lebih cantik,” ujar Yayuk.

Ia menjelaskan bahwa koleksi ecoprint kali ini menggunakan bubuk kayu logwood, yang menghasilkan warna unik.

“Bubuknya kuning, tapi kalau direbus menjadi biru. Keren, apalagi dipadukan dengan model-model yang fresh dan dandanan anak-anak muda,” ucapnya.

Dalam peragaan tersebut, Namira Ecoprint menampilkan tujuh set busana, termasuk karya bermotif bordir serta warna-warna khas seperti biru dan merah yang menjadi signature baru mereka.

Yayuk juga mengungkapkan bahwa produk ecoprint Namira telah merambah pasar internasional.

“Kemarin kami didatangi Menteri Perdagangan. Lalu ada jaket ecoprint yang kami bawa ke Singapura itu di sana kami bersaing dengan produk dari Turki,” ungkapnya bangga. (dim/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#fashion show #namira ecoprint #Yayuk Eko Agustin #Iwapi Fashion Runway 2025 #tenun ikat ntt #Radar Surabaya