Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Musim Hujan, Pemkot Surabaya Lakukan Penambalan Aspal Jalan Tambak Langon untuk Kurangi Risiko Kecelakaan

Andy Satria • Jumat, 14 November 2025 | 01:36 WIB
TAMBAL JALAN: Petugas dari DSDABM Kota Surabaya, melakukan penambalan aspal jalan di kawasan Jalan Tambak Langon, untuk mengurangi risiko kecelakaan, Kamis (13/11).(ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
TAMBAL JALAN: Petugas dari DSDABM Kota Surabaya, melakukan penambalan aspal jalan di kawasan Jalan Tambak Langon, untuk mengurangi risiko kecelakaan, Kamis (13/11).(ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Memasuki musim hujan, sejumlah ruas jalan di Kota Surabaya mulai mengalami kerusakan. Aspal yang tergerus air dan beban kendaraan membuat jalan di beberapa titik berlubang, sehingga berpotensi membahayakan pengendara yang berakibat kecelakaan, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua. Salah satu titik yang terdampak adalah Jalan Tambak Langon, Surabaya. 

Petugas dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya terlihat melakukan penambalan aspal di lokasi tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan berlubang.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DSDABM Kota Surabaya, Adi Gunita, menjelaskan bahwa ruas Jalan Tambak Langon termasuk wilayah kewenangan jalan nasional. Karena itu, pihaknya berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur Bali dalam proses perbaikannya.

“Sifatnya kolaborasi, karena dibutuhkan tindakan yang cepat agar tidak membahayakan pengguna jalan,” ujar Adi, Kamis (13/11). 

Selain perbaikan di kawasan tersebut, DSDABM Kota Surabaya juga rutin melakukan perawatan jalan di wilayah Kota Surabaya selama 12 bulan penuh. Pemeliharaan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan petugas maupun laporan masyarakat melalui media sosial (medsos).

Adi menambahkan, kondisi musim hujan memang berpengaruh terhadap ketahanan jalan. Lubang bisa muncul karena berbagai faktor, mulai dari saluran drainase yang kurang optimal, beban kendaraan yang melebihi kapasitas jalan, hingga struktur tanah yang tidak stabil.

“Kami melakukan penambalan jalan yang sifatnya sementara atau temporary untuk lubang-lubang yang muncul. Namun, untuk beberapa titik dilakukan preservasi berupa overlay jalan, seperti di Jalan Panjang Jiwo dan Jalan Raya Prapen,” jelasnya.

Saat ini, laporan jalan berlubang paling banyak diterima dari wilayah Surabaya Utara dan Surabaya Barat. DSDABM memastikan akan terus melakukan penanganan secara bertahap di seluruh wilayah kota. (sam/gun)

Editor : Guntur Irianto
#pengendara #DSDABM Surabaya #kecelakaan #Perbaikan #Gerak Cepat #jalan panjang jiwo surabaya #Penambalan #berita surabaya hari ini #petugas #jalan #DSDABM Kota Surabaya #hujan #Tambak Langon #pemkot surabaya #aspal #tambal #penghujan #risiko #musim