Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Peringatan Hari Pahlawan, Wali Kota Cak Eri Beri Penghargaan pada Radar Surabaya 

Dimas Mahendra • Senin, 10 November 2025 | 18:25 WIB
APRESIASI: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan penghargaan kepada Radar Surabaya diwakili Direktur PT Radar Media Surabaya Lilik Widyantoro di momen Hari Pahlawan.(SURYANTO/RADAR SURABAYA)
APRESIASI: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan penghargaan kepada Radar Surabaya diwakili Direktur PT Radar Media Surabaya Lilik Widyantoro di momen Hari Pahlawan.(SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Semangat kepahlawanan terasa begitu kuat pagi ini di halaman Balai Kota Surabaya. Udara sejuk yang menyapa tak mampu menahan gelora kebanggaan ratusan peserta upacara yang berdiri tegak memberi hormat pada merah putih. Di tengah barisan penuh khidmat itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tampil sebagai inspektur upacara, memimpin jalannya peringatan Hari Pahlawan dengan sikap tegas namun penuh kehangatan.

Di deretan tamu kehormatan tampak Wakil Wali Kota Armuji, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, para wakil ketua dan anggota DPRD, serta jajaran Forkopimda Kota Surabaya. Kehadiran maereka menandai sinergi seluruh elemen pemerintahan dalam memperingati hari yang menjadi kebanggaan warga Kota Pahlawan.

Usai pengibaran bendera, suasana berubah lebih semarak. Irama gagah drumband Gita Jala Taruna TNI Angkatan Laut menggema, disambut tepuk tangan riuh para peserta. Tak berhenti di sana, para peserta upacara juga kemudian menjadi saksi penampilan teatrikal bertema “Sawunggaling”, yang dikemas dengan balutan tari tradisional. Gerak para penari yang energik menggambarkan kisah kepahlawanan dengan sentuhan kebijaksanaan, sebuah pesan moral bahwa perjuangan tak melulu soal pertempuran, tapi juga tentang keberanian berkorban dan keteguhan hati.

Puncak upacara ditandai dengan pemberian penghargaan kepada berbagai elemen masyarakat yang telah berkontribusi bagi kemajuan Surabaya. Mulai dari bidang seni budaya, sosial, hingga media. Radar Surabaya menjadi salah satu penerima penghargaan dalam momentum penuh makna tersebut.

Ditemui usai upacara, Wali Kota Eri Cahyadi menuturkan bahwa kisah “Sawunggaling” yang ditampilkan bukan sekadar hiburan, melainkan cerminan nilai-nilai perjuangan yang harus dihidupkan kembali dalam keseharian warga.

“Jadi seperti tadi disampaikan cerita Sawung Galing. Maka saya berharap Sawung Galing memberikan contoh bagaimana tidak pernah berhenti berkorban. Dan tidak hanya berperang saja, tapi memiliki kebijakan dalam sebuah kehidupannya,” ujar Eri.

Ia mengingatkan, darah pahlawan mengalir di tubuh setiap warga Surabaya. Kota ini adalah tempat lahirnya tokoh besar seperti Bung Tomo dan Bung Karno, yang semangatnya harus terus diwariskan.

BERDEDIKASI: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji beserta ibu foto bersama peraih penghargaan di Balai Kota Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
BERDEDIKASI: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji beserta ibu foto bersama peraih penghargaan di Balai Kota Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

“Maka hari ini warga Surabaya dengan peringatan Hari Pahlawan, jenengan punya darah-darahnya pahlawan. Saya berharap, ayo kita semuanya warga Surabaya menjadi pahlawan. Ada yang tidak mampu kita bantu, ada yang kurang kita bisa membantu. Kalau ada kelebihan, jangan sombong, gunakan untuk membantu. Itulah kekuatan kita bersama,” tuturnya penuh semangat.

Eri menegaskan, makna perjuangan saat ini adalah gotong royong dan solidaritas sosial. Bila semangat itu terus dijaga, ia yakin Surabaya akan menjadi kota yang sejahtera.

“Insyaallah kalau kita bisa mengambil makna dari cerita tadi tentang Sawunggaling, bagaimana berjuang, berkorban, tapi juga memiliki kebijakan, Insyaallah Surabaya akan menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujarnya.

Khusus kepada generasi muda, Eri memberi pesan tegas agar tidak menjadi penonton dalam pembangunan kota.

“Pemuda adalah garda terdepan dalam perjuangan. Maka waktunya jangan pernah menjadi penonton di kota kita sendiri. Kebahagiaan tidak akan datang kalau kita hanya melihat dan tidak mau ikut berkecimpung,” katanya.

Ia menutup pesannya dengan optimisme tinggi dan mengajak pemuda untuk turut berkontribusi dalam membangun kota ini menjadi lebih baik lagi.

“Saya akan ajak pemuda untuk menjadi bagian dari pembangunan Surabaya. Saya yakin, di tangan pemuda Surabaya, tahun-tahun ke depan kota ini akan jauh lebih baik,” pungkasnya. (dim/gun)

Editor : Guntur Irianto
#upacara #Direktur #Kota Surabaya #Penyerahan #kota #Balai Kota Surabaya #Sawunggaling #Cerita #Acara #Penghargaan #berita surabaya hari ini #kota pahlawan #pahlawan #Kegiatan #wali kota surabaya #pemkot surabaya #peringatan #pertunjukan #10 November #Eri Cahyadi #hari #sejarah #event