RADAR SURABAYA - Warga Kota Surabaya disarankan waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang pada Minggu (9/11). BMKG mengingatkan cuaca ekstrem masih mungkin terjadi di awal musim hujan, termasuk potensi pohon tumbang seperti yang terjadi di beberapa titik pekan lalu.
Sejak pagi, cuaca Surabaya diprakirakan cukup terik dengan langit berawan tebal. Suhu udara berkisar 29–33 derajat celsius dengan kelembapan antara 68–77 persen.
Meskipun tidak ada potensi hujan di pagi hari, udara terasa gerah karena indeks panas mencapai 38–40 derajat.
Memasuki siang hingga sore, suhu udara meningkat hingga 35 derajat celsius dengan kondisi mendung. Sekitar pukul 14.00–17.00, potensi hujan petir lokal mulai muncul di beberapa wilayah barat dan utara kota. Kecepatan angin berkisar 10–16 km/jam dari arah utara, dengan kemungkinan hembusan sesaat yang lebih kencang saat hujan turun.
Menjelang malam, intensitas hujan diprakirakan meningkat. Beberapa wilayah seperti Sukolilo, Rungkut, dan Benowo berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang disertai angin. Suhu malam hari turun ke 27–29 derajat celsius dengan kelembapan 80–86 persen.
BMKG Kelas I Juanda mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap perubahan cuaca mendadak di masa peralihan menuju musim hujan ini. Potensi angin kencang dapat menyebabkan pohon tumbang, baliho roboh, atau genangan air di jalan rendah. Pengendara disarankan tidak berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras disertai kilat. (*)
Editor : Lambertus Hurek