RADAR SURABAYA - Riswanto datang ke masjid bukannya jamaah salat duhur. Pria yang bekerja sopir taksi itu malah mencuri motor Honda Vario 110 milik Teguh Wahyu Widodo, 57, warga Griya Menteng Asri, Menganti, Gresik, di parkiran masjid kawasan Lakarsantri, Surabaya.
Akibat perbuatannya, tersangka yang sehari-hari tinggal di mes taksi kawasan Lakarsantri itu kini telah ditangkap dan ditahan di Mapolsek Lakarsantri.
"Alhamdulillah pelaku dapat kami amankan 21 Oktober 2025 kemarin di masjid Lakarsantri," ujar Kapolsek Lakarsantri Kompol Sandi Putra, Rabu (5/11).
Kronologi Pencurian Motor di Parkiran Masjid
Dijelaskan Sandi, pencurian itu terjadi pada Rabu (30/7) lalu. Modusnya tersangka berkeliling seorang diri. Dia mencari sasaran motor yang kunci kontaknya masih menempel atau lupa dicabut pemiliknya.
Saat tiba di parkiran masjid At Taufiq, kebetulan tersangka melihat kendaraan korban yang terparkir dan kuncinya masih menempel. Saat situasi sepi, tersangka dengan mudah mencuri motor dan membawa kabur.
Korban setelah salat duhur keluar ke parkiran. Sialnya saat itu motor Honda Vario 110 nopol L 5195 XE sudah tidak ada di tempat parkir.
"Setelah kendaraannya raib, korban baru ingat bila kunci sepeda motornya masih menancap. Atas kejadian tersebut korban kemudian meminta kepada takmir masjid untuk melihat rekaman CCTV," bebernya.
Usai kejadian pihak korban melaporkan pencurian tersebut ke Polsek Lakarsantri. Tim Unit Reskrim melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri AKP Sunaryo menambahkan, untuk motor Vario korban sudah dijual laku Rp 1 juta. "Tersangka dua kali mencuri motor di tempat yang sama. Uang hasil penjualan habis untuk keperluan sehari-hari," ucapnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto