Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dinkes Surabaya Imbau Warga Tetap Waspada Flu Malaysia Meski Tak Berpotensi Jadi Pandemi

Dimas Mahendra • Senin, 3 November 2025 | 16:18 WIB
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina.
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina.

RADAR SURABAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya menegaskan bahwa penyakit yang ramai disebut “Flu Malaysia” bukan merupakan varian virus baru dan tidak berpotensi menimbulkan pandemi seperti COVID-19. Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun waspada, dengan menjaga kesehatan dan kebersihan diri.

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan bahwa peningkatan kasus yang terjadi di Malaysia maupun beberapa negara lain disebabkan oleh virus Influenza Tipe A (subtipe H3) dan Tipe B. Keduanya merupakan virus influenza musiman yang sudah lama dikenal dalam dunia medis.

“Berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan Malaysia dan Kementerian Kesehatan RI, lonjakan kasus flu tersebut disebabkan oleh virus Influenza Tipe A (H3) dan Tipe B. Ini adalah jenis virus yang memang biasa muncul secara musiman, bukan virus baru,” jelas Nanik kepada Radar Surabaya.

Gejala yang muncul pada penderita flu ini pun mirip dengan influenza biasa, antara lain demam tinggi, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, serta rasa lelah berlebihan.

“Jika mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera istirahat dan periksa ke fasilitas kesehatan bila kondisi tidak membaik,” imbau Nanik.

Menurutnya, penanganan flu Malaysia sama seperti flu musiman lainnya, cukup istirahat, perbanyak minum air putih, konsumsi obat pereda gejala seperti paracetamol, serta lakukan isolasi mandiri bila sedang bergejala agar tidak menular ke orang lain.

Ia menambahkan, kenaikan kasus flu saat ini lebih dipengaruhi oleh perubahan musim dan turunnya daya tahan tubuh masyarakat pasca-pandemi, bukan karena munculnya varian virus baru yang berbahaya.

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Surabaya mengingatkan masyarakat untuk terus menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Caranya dengan rajin mencuci tangan, memakai masker di tempat ramai, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperkuat imunitas tubuh melalui makanan bergizi dan olahraga teratur.

“Vaksinasi influenza juga kami anjurkan setiap tahun, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan penyakit penyerta,” tambahnya.

Hingga kini, Dinkes memastikan tren kasus ILI (Influenza-Like Illness) di Surabaya masih dalam batas normal dan terkendali. Pemantauan secara rutin dilakukan bersama Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya untuk memastikan tidak ada lonjakan signifikan.

“Di Jawa Timur, termasuk Kota Surabaya, tren kasus ILI masih stabil dan aman,” tegas Nanik.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap waspada. Penerapan kebiasaan hidup sehat dan disiplin menjaga kebersihan diri menjadi kunci utama agar penularan influenza musiman dapat ditekan. (dim/fir)

Editor : M Firman Syah
#surabaya #dinkes #kesehatan #flu