Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kolaborasi Seniman Prancis-Indonesia Hasilkan Instalasi Suara Nusantara Splash di Surabaya, Padukan Teknologi dan Alam

Rahmat Sudrajat • Rabu, 29 Oktober 2025 | 22:37 WIB

 

FOKUS: Perpaduan unik dalam instalasi suara antara seniman Prancis dan Indonesia yang memadukan teknologi dan alam.
FOKUS: Perpaduan unik dalam instalasi suara antara seniman Prancis dan Indonesia yang memadukan teknologi dan alam.

RADAR SURABAYA - Sebuah pertunjukan instalasi suara Nusantara Splash memukau pengunjung di Surabaya.

Kolaborasi suara unik ini merupakan hasil kerja sama antara seniman Prancis dan Indonesia, menghadirkan pengalaman audio yang tak terlupakan.

Acara ini merupakan bagian dari proyek seni Nusantara Splash yang digelar di Surabaya dan Bali.

Surabaya menjadi kota pertama yang dikunjungi, bertempat di Auditorium IFI Surabaya.

Kolaborasi ini mempertemukan Thibault Florent dari Prancis dan Lintang Radittya dari Indonesia.

Menurut Thibault Florent, seniman asal Prancis, instalasi suara ini menghasilkan berbagai jenis suara.

Beberapa di antaranya adalah suara sintetis, yang dihasilkan oleh sirkuit elektronik.

Yang lain adalah suara konkret yang dihasilkan oleh benda dan bahan dan diperkuat oleh sensor (alat penangkap suara) dan mikrofon.

"Kami berusaha mengatur suara-suara bising ini (noise) melalui telinga musik," jelasnya, Rabu (29/10).

Proses kolaborasi dalam menciptakan karya ini pun sangat unik.

Karya yang diciptakan merupakan kolaborasi antara kedua seniman, Thibault Florent dan Lintang Raditya.

"Kami memulai dengan bertukar ide secara jarak jauh selama beberapa bulan untuk menyepakati tujuan akhir dari karya tersebut. Selanjutnya, kami menyusun jadwal kerja selama satu tahun penuh, bergantian antara residensi kreatif di Prancis dan Indonesia, serta presentasi untuk umum. Karya tersebut pun tercipta secara bertahap selama periode kerja tersebut," ungkap Thibault.

Inspirasi utama dari pameran instalasi suara ini berasal dari suara-suara yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari.

"Pameran suara ini terinspirasi oleh suara-suara yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari, yang menjadi bagian dari pengalaman kita terhadap lingkungan yang kita lalui," tuturnya.

Thibault juga menjelaskan bahwa instalasi ini menggabungkan teknologi dan elemen-elemen dari lingkungan sekitar.

"Ya, instalasi ini dipenuhi dengan benda-benda teknologi seperti sintetizer, sensor hingga laser, tetapi juga elemen-elemen yang diambil dari setiap lingkungan seperti daun, batu, potongan kayu. Beberapa modul mengingatkan pada alat musik yang sudah ada sebelumnya seperti gamelan, gumbeng, dan sebagainya," jelasnya.

Melalui pameran ini, Thibault berharap dapat membangkitkan rasa ingin tahu dan keinginan untuk berekspresi.

"Saya berharap para pendengar akan merasa terhubung dengan karya-karya kami, dan hal ini akan membangkitkan rasa ingin tahu mereka, serta memicu keinginan mereka untuk mengekspresikan pandangan mereka sendiri, baik melalui pembicaraan maupun dengan menciptakan karya-karya mereka sendiri," pungkasnya. (rmt/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#surabaya #Prancis #seniman #indonesia #kolaborasi #Thibault Florent #IFI #instalasi #Lintang Radittya