RADAR SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya terus memperkuat komunikasi dengan partai politik menjelang tahapan pemilihan umum (pemilu). Salah satunya melalui kunjungan dan forum diskusi kepemiluan di kantor DPC Partai Demokrat Kota Surabaya.
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua KPU Kota Surabaya Soeprayitno bersama para komisioner, yakni Naafilah Astri Swarist, Bakron Hadi, dan Jatayu Kresna Tama. Rombongan diterima langsung oleh Ketua dan jajaran pengurus Partai Demokrat di kantor DPC Surabaya, kawasan Tenggilis Utara.
Soeprayitno mengatakan, forum ini digelar untuk membangun sinergi yang baik antara penyelenggara pemilu dan peserta pemilu. Ia menyebut kunjungan ke partai-partai politik dilakukan berdasarkan nomor urut peserta pemilu.
“Melalui kegiatan ini, hubungan antara KPU Kota Surabaya dan seluruh partai politik dapat terjalin dengan baik,” katanya kemarin.
Dalam forum tersebut, pengurus Partai Demokrat Surabaya menanyakan soal perubahan jumlah pemilih pada setiap penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada. Menjawab hal itu, Naafilah Astri Swarist selaku Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi menyampaikan bahwa pemutakhiran data pemilih selalu menjadi agenda penting dalam koordinasi bersama DPRD Surabaya.
“Pada Pemilu sebelumnya, KPU Kota Surabaya rutin melakukan rapat bersama Komisi A DPRD terkait tahapan, termasuk pemutakhiran data pemilih,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Surabaya Jatayu Kresna Tama menegaskan pentingnya pencegahan pelanggaran baik di internal maupun eksternal penyelenggaraan pemilu. Menurutnya, partai politik memiliki peran penting sebagai elemen kontrol.
“KPU terus berupaya melakukan pencegahan pelanggaran dalam setiap proses pemilu. Partai politik adalah mitra penting dalam hal pengawasan,” kata Jatayu.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Bakron Hadi juga mengajak parpol aktif berdiskusi mengenai usulan penataan daerah pemilihan. Masukan dari parpol akan menjadi bahan kajian dalam tahapan selanjutnya. (dim)
Editor : Lambertus Hurek