RADAR SURABAYA - Aziz Muktamarudin, 26, tersangka pembobol brankas SPBU Tegalsari Surabaya nekat mencuri karena kecewa dengan atasan. Ia kecewa karena pernah dipindah tugas, sehingga tersangka nekat melakukan aksi pencurian.
"Terkait pelaku adalah mantan karyawan SPBU. Motif karena yang bersangkutan kecewa pernah bermasalah dan dipindahkan dari SPBU Tegalsari sempat dipindahkan ke Dinoyo dan terakhir di SPBU Pasuruan," ujar Kapolsek Tegalsari Kompol Rizki Santoso, Jumat (24/10).
Dijelaskan Rizki, setelah dipindah ke Pasuruan tersangka merasa jauh dari rumah. Kemudian tersangka resign atau berhenti. Tidak lama kemudian tersangka melakukan aksi pembobolan."Tersangka bekerja di SPBU selama dua tahun," sebutnya.
Ia melanjutkan untuk tersangka ditangkap di Yogyakarta Jumat (17/10). Tersangka telah menggunakan uang Rp 54 juta. Sementara sisanya Rp 291 juta diamankan sebagai barang bukti. "Modus yang bersangkutan saat beraksi menggunakan jilbab, daster dan bermasker," tuturnya.
Sementara tersangka Aziz mengaku nekat melakukan pencurian karena sakit hati dengan atasan. Ia menggunakan daster milik orang tuanya untuk memuluskan aksi pencurian dengan menyamar sebagai perempuan. Sebelum mencuri sempat pura-pura mengambil uang di mesin ATM lantai bawah.
"Uang dipakai beli pakaian dan kirim keluarga serta bayar utang," ucapnya. Dari tangan tersangka, polisi menyita uang, koper, pakaian daster, dan hijab yang dikenakan saat beraksi. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto