Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Menikmati Sensasi Manual Brewing, Tren Baru Penikmat Kopi di Surabaya

Andy Satria • Jumat, 17 Oktober 2025 | 15:26 WIB
MANUAL BREWING: Ibram Saputra meracik kopi dengan menggunakan metode manual brewing, untuk kopi yang disajikan kepada tamunya, di Hotel Ciputra Surabaya, Kamis (16/10).
MANUAL BREWING: Ibram Saputra meracik kopi dengan menggunakan metode manual brewing, untuk kopi yang disajikan kepada tamunya, di Hotel Ciputra Surabaya, Kamis (16/10).

RADAR SURABAYA - Menyeduh hingga menikmati kopi kini telah menjadi bagian dari gaya hidup.

Di tengah ramainya cafe kopi dengan menggunakan metode modern, tren manual brewing atau penyeduhan kopi secara manual semakin digemari para penikmat kopi sejati.

Metode ini menawarkan sensasi berbeda dalam menikmati cita rasa kopi, terutama bagi mereka yang ingin lebih dekat dengan proses pembuatan secangkir kopi.

Menurut Ibram Saputra, Asisten Food and Beverage Manager Hotel Ciputra Surabaya, metode penyeduhan kopi secara manual membuat penikmat kopi bisa lebih menghargai setiap tahapan pembuatan kopi.

Salah satu metode yang paling populer adalah V60.

“Metode brewing V60 adalah cara seduh manual menggunakan alat berbentuk corong dengan sudut 60 derajat. Hasilnya, kopi memiliki rasa yang bersih dan aroma yang kaya,” jelas Ibram, Kamis (16/10).

Dalam prosesnya, bubuk kopi dimasukkan ke dalam alat bernama dripper yang dilengkapi dengan kertas filter.

Air panas kemudian dituangkan perlahan menggunakan ketel khusus.

Proses ini dilakukan sepenuhnya secara manual, sehingga suhu dan volume air bisa diatur sesuai selera.

“Keistimewaan manual brewing ini adalah penikmat kopi bisa mengatur sendiri kadar air, suhu, dan kekentalan kopi. Jadi hasil akhirnya bisa disesuaikan dengan karakter rasa yang diinginkan,” tambahnya.

Kopi single origin dari berbagai daerah di Indonesia, masih banyak ditawarkan dan juga dicari oleh pada penikmat kopi.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan cita rasa kopi Nusantara kepada masyarakat, terutama wisatawan mancanegara.

“Peminat kopi lokal khas Indonesia justru banyak dari tamu luar negeri. Mereka tertarik karena setiap daerah punya cita rasa unik. Misalnya, jika lahan kopi dekat dengan kebun cokelat, biasanya ada aroma cokelat yang khas,” tutur Ibram.

Selain metode V60, Ibram juga menggunakan berbagai teknik seduh lainnya seperti syphon, french press, hingga alat otomatis.

Semua menawarkan pengalaman berbeda dalam menikmati kopi.

“Setiap tamu punya selera sendiri. Ada yang suka kopi dengan tingkat asam tinggi, ada yang mencari cita rasa buah, dan ada pula yang memilih kopi dengan kadar kafein rendah,” ujar Ibram.

Melalui teknik manual brewing ini, para pecinta kopi bisa merasakan pengalaman autentik dalam setiap tegukan.

Tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang proses dan ketenangan saat menyeduhnya. (sam/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Kota Surabaya #Gaya Hidup #menyeduh #manual #kopi #Menikmati