RADAR SURABAYA - Muhammad Mahin, 18, salah satu anggota Karang Taruna (kartar) RW 08 Boto Putih, Simokerto, Surabaya yang hilang terseret ombak di Pantai Modangan, Desa Sumberoto Donomulyo Malang ditemukan meninggal dunia, Selasa (14/10) pqqukul 07.15.
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 07.15 berjarak sekitar satu mil dari bibir Pantai Modangan. Kemudian dievakuasi ke Puskesmas Donomulyo untuk proses identifikasi.
“Benar, korban terakhir atas nama Muhammad Mahin telah ditemukan pagi tadi sekitar satu mil dari lokasi awal. Dengan demikian, seluruh korban laka laut di Pantai Modangan telah berhasil ditemukan,” ujarnya, Selasa (14/10).
Dia menambahkan, pencarian hari ketiga dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Basarnas, BNPB, Puskesmas Donomulyo, dan relawan SAR.
Tim menyisir area perairan di dua kabupaten, yakni Malang dan Blitar, dengan metode penyisiran darat dan laut.
“Pencarian hari ketiga dilakukan bersama berbagai unsur hingga ke wilayah perairan Wates, Blitar. Berkat kerja sama yang solid, seluruh korban akhirnya bisa ditemukan,” terangnya.
Pihaknya mengungkapkan lokasi kejadian berada di area perbatasan Kabupaten Malang dan Blitar yang dikenal memiliki arus balik kuat dan palung laut dalam, sehingga sangat berisiko bagi pengunjung yang berenang terlalu jauh.
“Pantai Modangan memiliki karakteristik arus bawah laut yang berbahaya, apalagi saat cuaca ekstrem. Kami imbau masyarakat agar tidak mandi atau bermain air di area yang telah diberi tanda peringatan,” tegasnya.
Polres Malang juga berencana berkoordinasi dengan pengelola pantai untuk meningkatkan pemasangan rambu peringatan dan imbauan keselamatan bagi wisatawan, agar tragedi serupa tidak terulang.
Sebelumnya, empat orang warga asal Surabaya terseret ombak di pantai Modangan Desa Sumberoto, Donomulyo, Malang, Minggu (12/10). Akibat kejadian tersebut dua ditemukan meninggal dunia, satu orang selamat dan satu orang masih dalam pencarian.
Korban meninggal dunia Rinaldy Hidayat, 23, warga Jalan Boto Putih I, Kelurahan Simolawang Surabaya. Korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu (12/10). Sementara korban selamat M Zulfikar Maulana, 23, warga Jalan Boto Putih Butulan Simolawang Simokerto Surabaya.
Korban Rafi Naufal, 26, warga Jalan Boto Putih II ditemukan meninggal dunia pada Senin (13/10) sekitar pukul 08.00. Sedangkan untuk M Mahin, 18, warga Jalan Boto Putih II, Simolawang Simokerto Surabaya masih dalam pencarian. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto