RADAR SURABAYA - Gerombolan pemuda bermotor diduga dari kelompok peguruan silat melakukan aksi penyerangan dan perampasan dua unit motor di Jalan Lidah Wetan, Surabaya, Minggu (12/10) dini hari.
Korbannya Saiful H, 28, warga Kedungadem Bojonegoro dan M Kholilur Rohman. Akibat ulah pelaku, motor Honda Scoopy korban dan Honda Vario milik M Kholilur Rohman raib dibawa kabur pelaku. Selain itu dua korban lain juga mengalami luka goresan sajam.
Saiful H mengatakan kejadian bermula saat dirinya pulang dari warung kopi (warkop) untuk menuju mes di kawasan Tembok Kalibutuh. Saat itu dia bersama tiga temannya lain menggunakan dua unit motor.
Saat melintas di lokasi korban bersama temannya tiba-tiba dipepet kurang lebih 20 orang tidak dikenal mengendarai motor berboncengan. Pelaku memepet korban dari arah belakang kanan dan memaksa korban berhenti.
Tak hanya itu. Pelaku juga membawa celurit dan mengayunkan celurit ke arah korban dan memukuli korban. Namun korban berhasil kabur menyelamatkan diri. "Itu kebetulan dari warkop. Mau pulang ke mess. Kita berempat pakai dua motor," ujarnya, Selasa (14/10).
Saiful menambahkan untuk yang dirampas pelaku dua unit motor. Pertama motor Honda Scoopy dan motor Honda Vario."Saya kena pukul di kepala. Teman saya kena tangan dan perut," terangnya.
Kapolsek Lakarsantri Kompol Sandi Putra saat dikonfirmasi membenarkan ada laporan perampasan motor di Jalan Lidah Wetan, Minggu (12/10)."Betul dua motor (yang dirampas,red). Korban seperti ada luka goresan pada dua orang korban di pinggang dan tangan," bebernya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto