Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kunker ke Surabaya, Purbaya Dapat Kado Pusaka Kyai Udan Mas

Andy Satria • Rabu, 8 Oktober 2025 | 03:53 WIB
LESTARI BUDAYA: KRA Rivo Cahyono Setyonegoro (kiri) menyerahkan Pusaka Kyai Udan Mas kepada Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa sebagai simbol pelestarian budaya nusantara.
LESTARI BUDAYA: KRA Rivo Cahyono Setyonegoro (kiri) menyerahkan Pusaka Kyai Udan Mas kepada Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa sebagai simbol pelestarian budaya nusantara.

RADAR SURABAYA - Dalam suasana penuh makna dan nuansa kebudayaan, KRA Rivo Cahyono Setyonegoro, seorang kolektor sekaligus pelestari pusaka Nusantara, menyerahkan Pusaka Kyai Udan Mas kepada Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa di sela kunjungan kerjanya (kunker) di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Penyerahan dilakukan secara terbuka di kawasan Surabaya Barat sebagai simbol penghormatan terhadap warisan budaya dan kearifan lokal bangsa Indonesia.

Menurut Rivo, penyerahan pusaka tersebut tidak dilakukan dalam konteks pribadi ataupun jabatan, melainkan sebagai gerakan pelestarian budaya Nusantara yang telah lama ia perjuangkan melalui berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan kebudayaan.

“Saya menyerahkan Pusaka Kyai Udan Mas kepada Bapak Purbaya sebagai bentuk penghargaan atas kecintaan beliau pada budaya Nusantara. Ini simbol pelestarian, bukan gratifikasi atau pemberian pribadi,” ujar KRA Rivo Cahyono melalui keterangannya, Senin (6/10).

Pusaka Kyai Udan Mas dikenal memiliki pamornya yang bermakna turunnya emas, lambang dari kesejahteraan, kemakmuran, dan ketenteraman hidup.

Filosofi mendalam itulah yang diharapkan Rivo dapat menjadi doa bagi perjalanan dan kepemimpinan Menteri Purbaya dalam membawa Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Nilai dari pusaka ini adalah doa agar bangsa ini selalu diberkahi kemakmuran dan kedamaian. Saya percaya Bapak Purbaya mampu menjaga semangat itu dalam pengabdian kepada negara,” lanjutnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, Rivo menegaskan bahwa proses hibah pusaka dilakukan secara terbuka dan terdokumentasi resmi, serta akan dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna menghindari persepsi gratifikasi.

Pertemuan budaya tersebut juga diisi dengan diskusi ringan seputar strategi pelestarian pusaka dan penguatan ekonomi berbasis budaya lokal.

Rivo berharap, pemerintah ke depan semakin memberi ruang bagi pelaku budaya dan UMKM yang berperan penting dalam menjaga tradisi.

“Saya berharap pembangunan ekonomi nasional ke depan tetap berpihak pada rakyat kecil dan pelaku budaya lokal. Di situlah keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan keluhuran budaya bisa terwujud,” tutur budayawan ini.

Pusaka Kyai Udan Mas sendiri merupakan peninggalan dari guru spiritual Rivo, yang selama ini ia rawat dengan penuh penghormatan.

Dalam tradisi Jawa, pamor “Udan Mas” melambangkan berkah, rezeki, dan kesejahteraan yang turun dari langit doa bagi keluarga, bangsa, dan negeri.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan apresiasi terhadap dedikasi Rivo dalam menjaga warisan budaya bangsa.

Ia menilai bahwa pelestarian pusaka merupakan bagian penting dari pembangunan karakter dan jati diri bangsa.

“Budaya adalah fondasi moral bangsa. Upaya seperti ini perlu terus kita dukung bersama, karena pelestarian budaya adalah bentuk cinta terhadap Indonesia,” ujar Purbaya.

Kegiatan hibah budaya ini merupakan bagian dari program Yayasan Ethnic Indonesia Berbagi, yang aktif dalam kegiatan edukasi budaya, lelang pusaka, beasiswa empu muda, serta dukungan bagi UMKM berbasis kearifan lokal. (sam)

Editor : Nofilawati Anisa
#kearifan lokal #surabaya #menteri keuangan #Purbaya Yudhi Sadewa #Pusaka #surabaya barat #budaya #Kunjungan Kerja