RADAR SURABAYA - Rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Timur tahun 2025 diawali dengan kegiatan doa bersama untuk para pendiri dan pahlawan Provinsi Jawa Timur, serta khotmil Alquran bersama 4.000 hafizh-hafizhah se-Jawa Timur. Acara digelar khidmat di Islamic Center, Surabaya, Rabu (1/10) malam.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Timur, KH Abdul Hamid Abdullah.
Ribuan hafizh dan hafizhah dari berbagai daerah se-Jatim turut larut dalam lantunan ayat-ayat suci Alquran, sebagai bentuk syukur sekaligus penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa membangun daerah.
Selain menjadi momentum spiritual, kegiatan ini juga meneguhkan semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Jawa Timur.
Nilai-nilai Alquran diharapkan senantiasa menjadi pedoman moral dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan penting tentang relevansi akhlak Alquran dengan kehidupan modern.
“Mengawali peringatan HUT Provinsi Jawa Timur ini, kita meneguhkan kembali kekuatan provinsi, bangsa, dan diri kita dengan Alquran. Hal ini penting agar nilai-nilai akhlak dalam Alquran senantiasa sejalan dengan perkembangan dunia digital dan teknologi informasi. Salah satunya dengan membiasakan diri untuk menyaring setiap informasi sebelum dibagikan,” ujar Khofifah.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim juga menyelenggarakan pengundian hadiah umrah Tahap II Tahun 2025.
Hadiah ini diperuntukkan bagi 10 wajib pajak taat sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar masyarakat semakin disiplin memenuhi kewajiban perpajakan.
Menurut Bapenda Jatim, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak merupakan kontribusi nyata untuk pembangunan daerah.
Pajak yang terkumpul akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, layanan publik, serta berbagai program kesejahteraan.
Melalui doa bersama, khotmil Alquran, dan penghargaan bagi wajib pajak taat ini, semangat kebersamaan dan gotong royong di Jawa Timur semakin diteguhkan.
Peringatan HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremonial, melainkan juga menjadi momentum memperkuat spiritualitas, ketaatan, serta semangat membangun Jawa Timur yang lebih maju, sejahtera, dan berakhlak. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa