RADAR SURABAYA - Sineas Jawa Timur ambil bagian dalam ajang internasional Indonesia Western Australia Film Festival (IWAFF) 2025 yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Perth, Australia Barat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting diplomasi budaya sekaligus memperkuat kolaborasi sister province antara Jawa Timur dan Australia Barat.
Konsul Jenderal RI di Perth, Magenta Marshall menegaskan bahwa media film menjadi sarana diplomasi budaya yang efektif.
“Siang hari ini kami mempertemukan dua sister province, Australia Barat dan Jawa Timur, melalui karya film sebagai jembatan pertukaran budaya,” ujarnya.
Partisipasi Jawa Timur dalam festival ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan pertemuan antara Konsul Jenderal RI di Perth dengan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, beberapa waktu yang lalu.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memberikan kesempatan kepada perwakilan sineas Jatim untuk berangkat ke Fremantle dalam rangkaian IWAFF, dan menampilkan 33 karya film mereka melalui screening film di Luna On SX Cinema dan Backlot Cinema Perth.
Selain pemutaran film, delegasi Jawa Timur juga menjalin pertemuan strategis dengan insan perfilman Australia Barat.
Salah satunya dengan produser film terkemuka di Australia, Megan Wynn (CEO dan Produser Wynn Media) yang mengapresiasi karya sineas Jawa Timur.
Megan menyampaikan peluang kerja sama dalam bentuk pembuatan film bersama yang mengangkat tema kebudayaan, pariwisata, maupun isu sosial.
Megan juga berencana mengunjungi Jawa Timur, termasuk destinasi Bromo, Ijen, dan Tumpak Sewu kedepanya.
Pada hari kedua, delegasi Jawa Timur melaksanakan berbagai pertemuan dengan sejumlah pihak.
Di antaranya dengan insan perfilman dan pengusaha kuliner, screening film sineas Jawa Timur di Luna On SX Cinema yang mendapat antusiasme tinggi.
Lalu, ada diplomasi kuliner bertajuk Spice Stories di restoran Emily Taylor, Fremantle, bekerja sama dengan Chef Dick Derian dari Surabaya.
Menu khas Jawa Timur seperti rujak ikan, krengsengan daging sapi, perkedel, dan tetel tape mendapat sambutan meriah dan apresiasi dari tamu undangan.
Kehadiran sineas Jawa Timur di IWAFF 2025 menjadi langkah nyata memperkuat ekonomi kreatif sekaligus memperluas jejaring internasional.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap kolaborasi film dan kuliner ini semakin membuka ruang kerja sama dengan Australia Barat, baik dalam bidang budaya, pariwisata, maupun industri kreatif. (nir/opi)
Editor : Nofilawati Anisa