Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

RS Darmo Surabaya Kurangi Kesan Angker dengan Modernisasi Layanan dan Bangunan

Andy Satria • Senin, 29 September 2025 | 22:36 WIB
MODERN: Staf RS Darmo mempersiapkan alat medis untuk pemeriksaan terhadap pasien, di Poli Radiologi rumah sakit setempat, Senin (29/9).
MODERN: Staf RS Darmo mempersiapkan alat medis untuk pemeriksaan terhadap pasien, di Poli Radiologi rumah sakit setempat, Senin (29/9).

RADAR SURABAYA - Rumah Sakit (RS) Darmo Surabaya terus berbenah.

Rumah sakit legendaris yang sudah berdiri lebih dari seabad dan dikenal dengan bangunan heritagenya ini kini tampil lebih modern, sekaligus berupaya menghapus kesan angker yang selama ini melekat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui modernisasi gedung bernama Suprema serta modernisasi fasilitas dan layanan.

Semua dilakukan demi memberikan kenyamanan dan keamanan ekstra bagi pasien, tanpa meninggalkan status RS Darmo sebagai bangunan cagar budaya.

Dewan Pembina Yayasan RS Darmo, Prof. Doddy M. Soebadi, menyebut modernisasi ini merupakan jawaban atas tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan layanan prima.

“Pasien biasanya mengeluh agak takut kalau masuk sini. Sekarang suasananya sudah berbeda, terang benderang, jadi tidak perlu khawatir lagi,” ungkap Prof. Doddy, Senin (29/9).

Direktur RS Darmo, dr. Sulung Budianto, menambahkan bahwa gedung baru ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan layanan medis yang kian meningkat.

“Selain pelayanan medis, pasien juga ingin mendapatkan tempat yang lebih nyaman dan aman. Gedung ini hadir untuk menjawab kebutuhan itu,” jelasnya.

Gedung Suprema terdiri dari dua lantai. Lantai dasar dilengkapi fasilitas instalasi gawat darurat (IGD), unit radiologi rontgen, hingga rehabilitasi medis.

Sementara di lantai dua tersedia poliklinik spesialis serta preventive hub yang melayani medical check up, vaksinasi, hingga konsultasi kesehatan seperti cardiac profile.

Serta dilengkapi fasilitas rawat inap juga ditingkatkan.

“Dengan begitu, pasien bisa memilih layanan dengan kenyamanan lebih, sambil tetap menikmati suasana heritage yang khas,” sambungnya.

Meski melakukan modernisasi besar-besaran, pihak yayasan menegaskan bahwa pengembangan gedung tetap memperhatikan kaidah cagar budaya.

Sehingga, warisan sejarah RS Darmo tetap terjaga sembari menghadirkan layanan kesehatan modern yang lebih ramah pasien. (sam/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#kebutuhan #modernisasi #bangunan #Rumah Sakit Darmo #instalasi gawat darurat #layanan #cagar budaya #teknologi #angker