RADAR SURABAYA - Komplotan pencuri motor terekam CCTV mencuri dua unit motor jamaah di halaman masjid Jalan Simorejo X, Sukomanunggal, Surabaya, Kamis (25/9) pagi.
Dua orang pelaku mencuri motor Honda Beat milik Dedy dan motor Honda Scoopy milik Agus Ketua RT setempat saat ditinggal jamaah salat subuh. Kasus pencurian tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Sukomanunggal.
Salah satu korban Dedy menjelaskan aksi pencurian motor yang terjadi di halaman parkir masjid Jalan Simorejo X, Sukomanunggal, Surabaya dilakukan oleh dua pelaku, Kamis (25/9). Mereka beraksi saat korban sedang menunaikan salat subuh berjamaah.
Motor ketika diparkir sudah dikunci setir semua. "Di area parkir banyak motor. Intinya saya tinggal salat waktu itu," ungkap Dedy, Sabtu (27/9).
Dedy mengaku baru mengetahui motor raib usai jamaah salat subuh. Saat keluar masjid dia langsung dibuat terkejut. Pasalnya, motor yang diparkir dan sudah dikunci setir di halaman masjid tiba-tiba lenyap.
"Saya mikir Ya Allah saya diuji lagi. Dalam artian motor saya hilang (dicuri)," terangnya.
Dedy sempat mengira motornya saja yang menjadi sasaran pencurian maling. Ternyata belakangan motor Honda Scoopy milik Agus Leo salah seorang ketua RT setempat juga amblas.
"Saya kira (pemilik) Scoopy itu sudah pulang. Ternyata motor itu milik Ketua RT Pak Agus Leo hilang dicuri juga. Jadi dua unit motor," bebernya.
Pasca mengetahui motornya hilang dicuri, Dedy meminta rekaman CCTV ke takmir masjid. Setelah dicek melalui rekaman kamera pengawas, ternyata pelaku beraksi mulai datang ke parkiran masjid saat iqamah. Kemudian mengeksekusi motor saat jamaah salat subuh.
Satu pelaku terlihat memakai jaket merah dan memakai sarung. Sementara, satu orang pelaku lainnya memakai jaket abu-abu dengan penutup kepala dan celana panjang hitam. Keduanya beraksi membobol kunci setir motor korban cukup cepat.
"Mereka jalan kaki dari balai RW ke masjid saat iqamah. Tapi saya nggak tahu apakah mereka ada temannya lagi yang menunggu," sebutnya.
Keesokan harinya Dedy dan Agus langsung melaporkan kasus pencurian tersebut didampingi pihak masjid ke Polsek Sukomanunggal. Menurut Dedy, dia mengalami kerugian sekitar Rp 11 juta.
Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Ipda Eko Yuda Prasetyo saat dikonfirmasi membenarkan pihak korban sudah melapor. "Keduanya sudah bikin LP (laporan polisi). Anggota masih melakukan penyelidikan," katanya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto