RADAR SURABAYA - Sebuah toko vapor di Jalan Jarak, Sawahan, Surabaya dibobol maling, Sabtu (20/9) dini hari. Aksi pelaku terekam CCTV yang ada di dalam ruang toko rokok elektrik. Pelaku berjumlah satu orang beraksi pada Sabtu (20/9) pukul 00.49.
Berdasarkan video rekaman kamera pengawas yang tersebar di media sosial (medsos) pelaku yang melakukan pencurian di dalam toko satu orang. Pelaku terlihat memakai helm warna hitam, membawa tas, mengenakan baju lengan panjang, dan celana panjang.
Setibanya di dalam toko, pelaku lalu duduk di balik etalase toko. Dia langsung melakukan pencurian sejumlah barang dagangan yang ada di etalase. Dalam waktu sekitar tiga menit pelaku menggasak barang dagangan di dalam toko dan dimasukkan ke dalam tas.
Sejurus kemudian pelaku keluar toko dan kabur. Salah satu warga sekitar Nur Hayati membenarkan bila toko vapor yang ada di Jalan Jarak dibobol maling pada Sabtu (20/9) lalu. Setelah kejadian tersebut pemilik toko vapor tutup sampai saat ini.
"Saya pulang dari masjid habis salat subuh, kok saya lihat pintu pagar harmonika terbuka separuh. (Biasanya,red) buka jam 11 siang. Tapi sejak kasus itu, sudah tutup diringkesi semua. Sudah engga ada orang," ujarnya, Kamis (25/9).
Dia menuturkan, untuk kejadian pencurian berdasarkan informasi terjadi sekitar pukul 00.00 lebih. Namun dirinya saat itu tidak mendengar bila ada pelaku yang membobol roling door toko vapor.
"Saya lihat etalase sebelah kanan, saya lihat enggak apa-apa (nggak berantakan). Saya lihat memang seperti enggak ada yang hilang. Ternyata yang hilang adalah mesin mesin vapor," jelasnya.
Pihaknya menyebut sempat menanyakan kepada pemilik toko vapor akan buka kembali kapan. Pemilik toko bilang akan membetulkan keamanannya pintu. "Saya enggak tahu apanya yang dirusak. Saya tahunya, posisi pintu rolling door sudah buka separuh," bebernya.
Nur Hayati mengaku belum tahu persis berapa jumlah kerugian pemilik toko vapor akibat dibobol pelaku. Sebab, pemilik toko vapor di lokasi mengontrak. "Saya engga tahu. Tapi kata dia, yang hilang lebih dari 10 alat vapor itu," terangnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto