*Program PKM Didanai DIKTI Ristek dan Didukung UWP
RADAR SURABAYA - Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan judul “Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pemanfaatan Aplikasi Tiny Pronounce untuk Pengajaran Pelafalan Bahasa Inggris di RA Hidayatullah” telah sukses dilaksanakan dengan menggandeng Raudhatul Athfal (RA) Hidayatullah, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo Surabaya sebagai mitra yang sangat bersemangat melakukan upgrade ilmu, agar makin piawai dalam mengajar.
Program ini mendapat pendanaan oleh DIKTI Ristek dan mendapat dukungan penuh dari Universitas Wijaya Putra (UWP) Surabaya.
Selama ini, salah satu tantangan mengajar bahasa Inggris adalah keterbatasan pada penguasaan fonetik, kesulitan melafalkan bunyi asing yang tidak terdapat dalam bahasa ibu, minimnya pelatihan profesional, serta rendahnya rasa percaya diri dalam mengajar pronunciation.
“Melalui program PKM ini, para guru mendapatkan pelatihan intensif berupa sosialisasi, praktik, dan simulasi langsung penggunaan aplikasi Tiny Pronounce,” kata Kepala RA Hidayatullah, Nur Jamilah, S.Pd.I.
Nur Jamilah menambahkan, aplikasi ini merupakan media pembelajaran berbasis teknologi yang dirancang untuk membantu guru mengajarkan pelafalan sesuai standar International Phonetic Alphabet (IPA).
Dan dari hasil evaluasi, ternyata menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan pre-test dan post-test, kemampuan guru dalam aspek vokal, konsonan, intonasi, dan stressing meningkat rata-rata sebesar 40 persen.
Selain itu, guru juga menjadi lebih percaya diri dalam mengajar, mampu menggunakan media berbasis teknologi, serta terampil memberikan evaluasi korektif kepada siswa.
Dampak positif juga terlihat pada siswa dan orang tua. Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan memotivasi.
Siswa menunjukkan antusiasme lebih tinggi saat belajar di kelas, sementara orang tua berperan aktif mendampingi anak berlatih di rumah.
Pada program ini, dosen UWP Surabaya yang terlibat adalah Ari Astutik, S.S., M.Pd., Anisa’ Nur Azizah, S.Mat, M.Kom, dan Dr. Sulistiyani, S. Pd., M. Pd.
Nur Jamilah menjelaskan, program ini membawa manfaat nyata bagi guru, siswa, dan orang tua.
“Terima kasih kepada DIKTI Ristek atas dukungan pendanaan dan Universitas Wijaya Putra yang telah membimbing serta memfasilitasi kegiatan ini,” ungkapnya.
Ke depan, program ini diharapkan dapat menjadi model penerapan teknologi pendidikan yang dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain, khususnya untuk meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Inggris di tingkat pendidikan anak usia dini. (nin)
Editor : Nofilawati Anisa