Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Prakiraan Cuaca Surabaya, Rabu 23 September 2025, Suhu Panas Terik

Lambertus Hurek • Rabu, 24 September 2025 | 12:10 WIB

 

Ilustrasi cuaca cerah di kawasan perkotaan. (AI)
Ilustrasi cuaca cerah di kawasan perkotaan. (AI)

RADAR SURABAYA - Cuaca di Kota Surabaya pada Rabu, 23 September 2025, diperkirakan berlangsung cukup terik sejak pagi hingga siang hari.

Pagi hari dimulai pukul 07.00 dengan suhu 28 derajat Celsius, cerah berawan dengan kelembapan 76 persen dan angin berhembus lemah 3 km/jam dari arah utara.

Memasuki pukul 08.00, suhu meningkat menjadi 30 derajat Celsius dengan kondisi tetap cerah, kelembapan turun menjadi 68 persen, dan angin melambat 1 km/jam. Pada pukul 09.00, suhu naik ke 32 derajat Celsius dengan cuaca cerah, kelembapan 61 persen, serta angin bertiup 1 km/jam dari arah utara.

Menjelang siang, pukul 10.00 suhu mencapai 33 derajat Celsius dengan cuaca cerah, kelembapan 56 persen, dan angin berhembus 2 km/jam. Pada pukul 11.00, kondisi berubah menjadi cerah berawan dengan suhu 34 derajat Celsius, kelembapan 52 persen, dan angin 5 km/jam.

Tepat tengah hari, pukul 12.00, cuaca diperkirakan berawan sebagian dengan suhu stabil di 34 derajat Celsius, kelembapan 49 persen, dan angin 7 km/jam dari arah utara.

Siang hingga sore, suhu tertinggi tercatat pada pukul 13.00–14.00 mencapai 35 derajat Celsius dengan kondisi berawan tebal, kelembapan 47 persen, dan angin 9–10 km/jam. Memasuki pukul 15.00, suhu sedikit menurun ke 34 derajat Celsius dengan kondisi berawan sebagian, kelembapan 49 persen, dan angin 10 km/jam. Menjelang sore pukul 16.00, suhu turun lagi menjadi 33 derajat Celsius, kelembapan meningkat ke 52 persen, serta angin berhembus 11 km/jam.

Sepanjang hari tidak ada potensi hujan maupun salju, sehingga cuaca di Surabaya diperkirakan kering dengan dominasi terik matahari sejak pagi hingga siang dan berawan sebagian pada sore hari.

BMKG menambahkan, suhu panas yang terjadi di Jawa Timur juga dipengaruhi oleh fenomena ekuinoks, yaitu saat posisi matahari berada hampir sejajar dengan garis khatulistiwa. Fenomena ini membuat radiasi matahari yang diterima permukaan bumi lebih maksimal sehingga suhu udara terasa lebih tinggi dari biasanya.

Masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak minum air putih, menghindari aktivitas berlebih di luar ruangan saat siang hari, serta melindungi diri dari paparan sinar matahari langsung. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Kota Surabaya #panas terik #prakiraaan cuaca #BMKG #ekuinoks