Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Science Edu Park Laboratorium Hidup untuk Mahasiswa dan Industri, Sport, Disabilitas dan Seni Budaya Jadi Pusat Unggulan Nasional

Rahmat Sudrajat • Selasa, 23 September 2025 | 17:26 WIB
 
RADAR SURABAYA -  Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia setelah berhasil meraih pengakuan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). 
 
Pengakuan ini berupa penetapan tiga bidang unggulan strategis, yakni Ilmu Keolahragaan, Pendidikan Disabilitas, dan Pendidikan Seni Budaya.
 
 
Pencapaian ini diwujudkan melalui pengesahan tiga Pusat Unggulan Iptek (PUI-PT) sekaligus, yaitu Sport & Exercise Research Center (SERC), Disability Innovation Center (DIC), dan PUI Seni Budaya Majapahitan. Keberhasilan ini memperkuat langkah Unesa menuju kampus bereputasi dunia.
 
Rektor Unesa, Prof Nurhasan mengungkapkan bahwa proses ini telah berlangsung selama tiga tahun terakhir. Unesa melewati serangkaian tahapan panjang yang menuntut kerja keras dan komitmen tinggi, mulai dari penyusunan dokumen strategis, pemenuhan indikator kinerja yang ketat, hingga evaluasi mendalam oleh tim penilai nasional.
 
"Ini adalah buah kerja keras kolektif seluruh civitas. Pengakuan ini memastikan bahwa Unesa benar-benar diakui negara sebagai salah satu pusat keunggulan yang memberikan kontribusi nyata bagi bangsa," terangnya, Selasa (23/9).
 
 
Guru besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) itu menambahkan bahwa, kesuksesan ini tidak terlepas dari kebijakan kampus yang secara konsisten berpihak pada pengembangan riset unggulan. Unesa mengambil inisiatif strategis dengan mengalokasikan dana mandiri untuk mendukung riset dan inovasi di tiga bidang prioritas tersebut.
 
“Inisiatif ini menunjukkan komitmen kuat kampus rumah para juara untuk tidak hanya bergantung pada dana pemerintah, tetapi secara proaktif menciptakan ekosistem riset yang berdampak dan berkelanjutan,” jelasnya. (*)
Editor : Lambertus Hurek
#Prof Nur Hasan #disabilitas #Unesa Surabaya #Riset dan Inovasi #unggulan #Science Edutainment