Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Wali Kota Eri: Atasi Kemacetan, Surabaya Butuh Transportasi Massal Lintas Kota

Dimas Mahendra • Kamis, 18 September 2025 | 19:04 WIB
 
RADAR SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa solusi mengatasi kemacetan di Kota Pahlawan tidak bisa dilakukan secara lokal. Menurutnya, arus kendaraan yang mendominasi jalanan Surabaya justru berasal dari daerah penyangga, seperti Sidoarjo dan Gresik.
 
Karena itu, ia menyebut keberadaan Surabaya Regional Railway Line (SRRL) sebagai jawaban nyata untuk menghadirkan transportasi massal lintas kota atau aglomerasi.
 
 
“Tidak mungkin aku membatasi kendaraan yang dari Sidoarjo dan Gresik. Kalau yang namanya transportasi umum itu hanya di lingkup Surabaya. Padahal yang banyak masuk itu adalah luar Surabaya, maka kita harus bisa menjadikan transportasi umum yang melibatkan aglomerasi,” kata Eri.
 
Proyek SRRL yang berada di bawah koordinasi Kementerian Perhubungan kini mulai berjalan. Dalam waktu dekat, Surabaya juga akan kedatangan Duta Besar Inggris untuk membahas peluang kerja sama dalam pelaksanaan proyek strategis ini.
 
SRRL rencananya akan menghubungkan Surabaya dengan dua jalur utama, yakni Surabaya–Sidoarjo dan Surabaya–Gresik.
 
Lebih jauh terkait upaya mengurai kemacetan, Eri mencontohkan aturan ganjil genap di Jakarta tidak bisa diterapkan begitu saja di Surabaya. Sebab, kondisi Surabaya berbeda, statusnya sebagai kota yang dikelilingi daerah penyangga membuat lalu lintas jauh lebih kompleks.
 
 
“Transportasi umum ini selalu saya katakan tidak bisa saya batasi kayak Jakarta. Jakarta itu provinsi. Bisa memberikan batas terkait dengan ganjil genap. Kami (Surabaya) tidak bisa,” jelasnya.
 
Meski mendukung penuh SRRL, Wali Kota Eri menekankan agar sistem transportasi massal baru tidak mematikan moda transportasi lokal yang sudah berjalan.
 
“Yang terpenting, ketika ada aglomerasi jangan sampai mematikan transportasi yang sudah ada di Sidoarjo, Surabaya, maupun Gresik,” pungkasnya. (dim)
Editor : Lambertus Hurek
#kemacetan surabaya #aglomerasi surabaya #wali kota surabaya #Eri Cahyadi #penyangga surabaya