Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Rumah Nonpermanen dan Kos di Jalan Jemur Wonosari Gang Masjid Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Akibat Lupa Matikan Kompor

M. Mahrus • Kamis, 18 September 2025 | 13:10 WIB
HABIS: Kondisi bangunan nonpermanen dan kos yang terbakar di Jalan Jemur Wonosari Gang Masjid, Surabaya. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)
HABIS: Kondisi bangunan nonpermanen dan kos yang terbakar di Jalan Jemur Wonosari Gang Masjid, Surabaya. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Sebanyak empat rumah kontrakan nonpermanen dan empat kamar kos di Jalan Jemur Wonosari Gang Masjid, Wonocolo, Surabaya ludes terbakar, Rabu malam (17/9). 

Kebakaran sempat membuat panik warga sekitar. Sebab lokasi rumah yang terbakar merupakan kawasan permukiman padat penduduk. Warga khawatir api merambat ke rumah lainnya.

Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Wasis Sutikno menjelaskan, kebakaran dilaporkan warga ke petugas sekitar pukul 21.01.

Unit Tempur Rayon 3 tiba di lokasi pukul 21.07. Api saat itu sudah membesar membakar empat rumah nonpermanen. Api merambat ke dua bangunan kos permanen dan tiga kamar kos nonpermanen.

DPKP mengerahkan total 16 Unit Tempur untuk memadamkan api. Api pokok berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.41 dan lokasi kondusif pukul 22.25. 

MENYALA: Petugas DPKP Surabaya saat mencoba memadamkan api yang membakar rumah nonpermanen dan kamar kos ini. (IST/RADAR SURABAYA)
MENYALA: Petugas DPKP Surabaya saat mencoba memadamkan api yang membakar rumah nonpermanen dan kamar kos ini. (IST/RADAR SURABAYA)

"Alhamdulillah korban nihil. Api pokok padam pukul 21.41. Yang terbakar rumah nonpermanen dan kamar kos," ujarnya, Kamis (18/9). 

Wasis mengatakan, berdasarkan informasi yang digali kebakaran diduga berasal dari salah satu rumah warga tepatnya bagian dapur. Penghuni rumah diduga memasak ditinggal lupa mematikan kompor. Api di dapur itu merembet dan membakar triplek kayu. Api dengan mudah menjalar karena rumahnya nonpermanen.

"Sempat dipadamkan pakai Apar karena apinya terlalu besar ini tidak bisa dikendalikan. Laporan ke kita telat sehingga ada empat rumah nonpermanen sudah terbakar habis," terangnya.

Selain membakar rumah, api juga merambat membakar dua kamar kos pemanen dan tiga kamar kos non permanen. Salah satu penghuni rumah non permanen yang terbakar Untung Permadi, 34, menyatakan sebelum kejadian dirinya bersama seorang teman berada di lantai dua rumah asyik mengoperasikan ponsel. Tiba-tiba dikejutkan dengan listrik yang padam. Untung lalu ke bawah untuk menyalakan listrik. 

"Dari tangga saya noleh kok banyak asap. Saya lihat rumah sebelah kebakaran. Rumahnya kakak saya," ucapnya. 

Untung menuturkan, di rumah kakaknya tidak ada orang saat kebakaran. Dirinya sempat berusaha masuk ke dalam rumah kakaknya. Ternyata di ruang tengah api sudah membesar. Dalam keadaan panik Untung keluar dan memanggil temannya untuk turun menyelamatkan diri. 

Tak hanya itu. Untung sempat berusaha memadamkan api dengan air. Namun sudah tidak mampu karena dengan cepat api membesar. "Kerugian lumayan banyak. Tabungan saya Rp 3 juta celengan hasil ngamen selama satu tahun (terbakar)," bebernya. 

Sementara untuk penghuni rumah non permanen dan kamar kos yang terbakar usai kejadian ditampung di tempat penampungan sementara asrama sekitar lokasi. Petugas BPBD dan jajaran terkait terlihat mendata penghuni rumah yang terbakar. Selain itu petugas juga memberikan bantuan. (rus/gun)

Editor : Guntur Irianto
#identitas #Kejadian di Surabaya hari ini #korban #penyebab #Berita kebakaran hari ini #api #Pemilik #kebakaran #jumlah #rumah #jemur wonosari #berita surabaya hari ini #Damkar Surabaya #Wonocolo #membakar #jalan #kebakaran di surabaya #tempat kos #DPKP Surabaya #kos #kerugian #kronologi