Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemkot Surabaya Gelar Razia Besar-Besaran Rumah Kos Usai Terkuaknya Kasus Mutilasi Lidah Wetan

Muhammad Firman Syah • Selasa, 16 September 2025 | 03:01 WIB
Petugas gabungan Satpol PP dan Polrestabes Surabaya memulai razia rumah kos pasca kasus mutilasi Lidah Wetan.
Petugas gabungan Satpol PP dan Polrestabes Surabaya memulai razia rumah kos pasca kasus mutilasi Lidah Wetan.

Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya bersama Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menggelar razia besar-besaran terhadap rumah kos di seluruh wilayah kota. Langkah ini diambil menyusul terungkapnya kasus mutilasi sadis dengan 554 bagian tubuh yang menggemparkan warga di kawasan Lidah Wetan.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya akan memperketat pengawasan rumah kos, terutama untuk menertibkan pasangan yang tinggal bersama tanpa ikatan pernikahan (kumpul kebo), yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak negatif.

Kepala Satpol PP Surabaya, Achmad Zaini, menyatakan pihaknya tengah menyusun aturan lebih ketat terkait larangan pasangan non-nikah tinggal dalam satu rumah kos.

“Setelah kasus itu muncul dan menarik perhatian kami, nanti kami akan membuat peraturan baru atau survei langsung perihal razia kos-kosan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sebelum pelaksanaan razia, koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dilakukan untuk memastikan efektivitas penertiban. OPD yang akan dilibatkan antara lain Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) guna mendata penghuni kos serta mengevaluasi legalitas perizinan rumah kos tersebut.

“Jadi lintas OPD itu seperti Dispendukcapil Kota Surabaya, terkait pendataan warga yang bermukim di sana, lalu perizinannya bagaimana. Kita harus membahas semuanya lebih jelas dan detail. Baru nanti mengenai tindak lanjutnya bagaimana," imbuh Zaini.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce, menegaskan dukungan penuh aparat kepolisian terhadap razia ini.

“Kami akan backup penuh Satpol PP. Tugas kami memastikan keamanan dan ketertiban, termasuk memeriksa identitas penghuni kos jika diperlukan sebagai tenaga tambahan,” ujarnya.

Razia akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari kawasan barat Surabaya dan akan meluas ke seluruh penjuru kota. Pemkot berharap, upaya ini dapat mencegah terulangnya kasus serupa serta menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertib dan aman. (acl/mel/fir)

Editor : M Firman Syah
#razia #kasus mutilasi #pemerintah kota surabaya #rumah kos #polrestabes surabaya