Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kejari Surabaya Terima SPDP Pelaku Pembakaran Gedung Grahadi dan Polsek Tegalsari

Suryanto • Jumat, 12 September 2025 | 01:33 WIB
PUING: Kejari Surabaya sudah menerima berkas SPDP tersangka pembakaran Gedung Grahadi dan Polsek Tegalsari. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
PUING: Kejari Surabaya sudah menerima berkas SPDP tersangka pembakaran Gedung Grahadi dan Polsek Tegalsari. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya menerima enam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik Polrestabes Surabaya terkait kasus kerusuhan yang berujung pada pembakaran Gedung Negara Grahadi dan Markas Polsek Tegalsari, akhir Agustus lalu.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Surabaya, Ida Bagus Widnyana, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan jaksa-jaksa yang ditunjuk khusus untuk meneliti dan menangani berkas perkara tersebut hingga ke persidangan. 

“Kami baru menerima enam SPDP kasus kerusuhan pembakaran Gedung Grahadi Surabaya dan Polsek Tegalsari dari Polrestabes Surabaya. Beberapa jaksa sudah kami siapkan untuk menangani perkara ini,” kata Ida Bagus saat dikonfirmasi. 

Menurut dia, Kejari Surabaya masih menunggu kemungkinan tambahan SPDP lain dari penyidik kepolisian. “Kami hanya menerima saja. Kalau ada tambahan, tentu akan kami terima dan mempersiapkan jaksa peneliti,” ujarnya menambahkan.

Terkait ada tidaknya tersangka yang masih di bawah umur, Ida Bagus menyebut pihaknya belum bisa memastikan karena masih menunggu kelengkapan berkas dari penyidik. “Nanti ya mas, menunggu berkasnya saja,” kata dia singkat.

Dengan masuknya enam SPDP tersebut, proses hukum terhadap para tersangka memasuki babak baru. Jaksa peneliti Kejari Surabaya akan memeriksa kelengkapan berkas perkara dari penyidik, sebelum nantinya dilimpahkan ke pengadilan. “Kami akan meneliti setiap berkas perkara secara detail, agar proses hukum berjalan sesuai aturan,” kata Ida Bagus.

Kasus ini menjadi perhatian publik lantaran Gedung Negara Grahadi merupakan ikon sejarah Jawa Timur, sekaligus pusat kegiatan pemerintahan daerah. Sementara Polsek Tegalsari merupakan salah satu markas polisi strategis di jantung Kota Surabaya.

Hingga kini, aparat kepolisian terus melakukan pengembangan penyidikan guna memastikan siapa saja pihak yang terlibat dalam aksi kerusuhan tersebut.

Untuk diketahui kasus ini berawal dari aksi massa di sekitar Gedung Negara Grahadi, Surabaya dan sejumlah lokasi.(sur/gun)

Editor : Guntur Irianto
#Kriminal Hari Ini #gedung grahadi #kriminal surabaya #polsek tegalsari #pembakaran #pelaku #berkas #Kejaksaan Negeri (Kejari) #berita surabaya hari ini #Berita Kriminal Hari Ini #membakar #dibakar #Gedung Grahadi Surabaya #grahadi surabaya #tersangka #berita kriminal surabaya