Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemkot Surabaya Bantu 7 Pedagang Terdampak Kebakaran Lapak di Tegalsari

Dimas Mahendra • Jumat, 5 September 2025 | 13:42 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi bersama pedagang trrdampak aksi massa.
Wali Kota Eri Cahyadi bersama pedagang trrdampak aksi massa.

RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan bantuan kepada tujuh pedagang yang lapaknya terbakar akibat aksi massa di Polsek Tegalsari pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025.

Bantuan berupa modal usaha dan tempat berjualan sementara di Sentra Wisata Kuliner (SWK) diserahkan untuk membantu mereka bangkit.

 Kerugian Pedagang akibat Aksi Massa

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyayangkan kejadian yang menimpa para pedagang. Mayoritas lapak mereka ludes terbakar, bahkan barang dagangan dijarah.

“Mereka warga Surabaya yang berjuang mencari nafkah untuk keluarga. Warung mereka dibakar, barangnya diambil. Ini tidak benar,” ujar Cak Eri, sapaan akrabnya, usai bertemu para pedagang di ruang kerjanya, Kamis, 4 September 2025.

Bantuan Lapak dan Modal dari Pemkot

Cak Eri menjelaskan, ketujuh pedagang akan mendapatkan lapak di SWK kawasan Tegalsari atau lokasi terdekat dari tempat tinggal mereka.

Mereka berjualan beragam kuliner, seperti warung kopi, nasi Padang, rujak cingur, penyetan, dan chinese food.

“Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya akan mengawal mereka agar bisa berjualan kembali. Ada yang minta rombong untuk memudahkan pengawasan anak, insyaallah kami penuhi,” katanya.

Cerita Pedagang Terdampak

Endah Wahyu Ningsih (65), salah satu pedagang, baru mengetahui warungnya hangus pada pagi hari setelah kejadian.

“Malam itu saya di rumah, tidur. Pagi harinya, warung sudah ludes, peralatan dagang juga habis,” ujarnya.

Yuniati (54), pedagang warung kopi dan penyetan dekat Polsek Tegalsari, terpaksa menutup warungnya sekitar pukul 23.00 saat aksi massa terjadi.

“Kalau tahu akan dibakar, pasti saya bawa pulang barang dagangan. Padahal baru kulakan,” keluhnya.

Anto (41), pedagang nasi Padang, mengalami kerugian sekitar Rp50 juta. “Laptop, handphone, tablet, kompor, dispenser, hingga uang tunai di warung dijarah,” ungkapnya.

 Ajakan Wali Kota untuk Bangkit

Cak Eri mengajak warga Surabaya untuk bersatu menjaga kota dan kembali beraktivitas normal. “Arek Surabaya, ayo jualan lagi, nongkrong lagi, bekerja lagi. Surabaya kondusif. Mari jaga kebersamaan,” harapnya.

Pemkot Surabaya berkomitmen mendukung pemulihan ekonomi para pedagang terdampak. Dengan bantuan modal dan lapak baru, diharapkan mereka dapat kembali menggerakkan roda ekonomi.(dim)

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#SWK #wali Kota Eri Cahayadi #surabaya #Pemerintah Kota (Pemkot) #polsek tegalsari #tegalsari