RADAR SURABAYA - Program sosial Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menjadi sorotan publik.
Anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso, menegaskan dukungannya terhadap kegiatan penyaluran bantuan sosial (bansos) dan pasar murah yang digelar Pemprov Jatim di kawasan Bulak Banteng, Surabaya, Rabu (3/9).
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Cahyo Harjo secara langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
Penerima bantuan didominasi oleh keluarga penerima manfaat (KPM), penerima program keluarga harapan (PKH), lansia, serta penyandang disabilitas.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada tim Tagana Kota Surabaya sebagai garda terdepan penanganan bencana.
Cahyo menyebut kegiatan tersebut sebagai bukti komitmen Pemprov Jatim kepada masyarakatnya, termasuk di Kota Surabaya.
“Bantuan ini adalah bentuk komitmen luar biasa dari Pemprov, khususnya Ibu Gubernur, kepada masyarakat Jatim, terutama Surabaya,” ujar politisi Gerindra itu.
Ia menekankan bahwa meskipun Surabaya memiliki fiskal yang kuat, perhatian terhadap kelompok rentan tetap harus menjadi prioritas.
DPRD Jatim, kata dia, siap mengawal agar seluruh program bansos tepat sasaran.
Selain bantuan sosial, pasar murah yang digelar turut menjadi perhatian Cahyo.
Menurutnya, keberadaan pasar murah sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
“Keberadaan pasar murah ini menjadi solusi penting untuk menjaga stabilitas ekonomi warga,” tegasnya.
Cahyo juga menyinggung isu ketersediaan beras yang sempat dikhawatirkan masyarakat.
Ia mengapresiasi langkah cepat Gubernur yang telah berkoordinasi dengan Perum Bulog dan pemerintah pusat sehingga stok kembali terkendali.
“Hari ini kita melihat langsung bagaimana langkah cepat itu membuahkan hasil. Ketersediaan beras sudah terkendali, sehingga warga tidak perlu panik,” jelasnya.
Di luar isu ekonomi, Cahyo memuji peran masyarakat Surabaya dalam menjaga kondusivitas kota.
Ia menilai warga Kota Pahlawan menjunjung tinggi nilai perdamaian, persatuan, dan kepedulian terhadap lingkungan. (sam/opi)
Editor : Nofilawati Anisa