RADAR SURABAYA – Prof Dr Purnawan Basundoro resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair). Sebelum melepas jabatan, dia meresmikan ruang baca baru yang disebut-sebut sebagai salah satu fasilitas terbaik di lingkungan FIB.
“Alhamdulillah, ruang baca FIB yang baru sudah jadi,” ujar Purnawan.
Ruang baca itu menempati Ruang Siti Parwati yang sebelumnya dipakai sebagai auditorium. Namun, dua pilar besar di tengah ruangan membuat fungsi auditorium terasa kurang maksimal. Karena itu, Purnawan memutuskan mengalihfungsikannya menjadi ruang baca sekaligus pusat koleksi pustaka.
Kini ruangan tersebut tampil modern dengan dominasi warna biru dan putih. Pencahayaan dibuat terang, meja dan kursi belajar berwarna oranye tersusun rapi, serta lantai memiliki corak warna-warni yang memberi kesan segar. Area resepsionis juga didesain kekinian, membuat ruang baca terasa nyaman dan terbuka.
Saat ini FIB Unair memiliki sekitar 12 ribu buku di ruang baca utama dan enam ribu buku lain yang sebelumnya tersebar di berbagai program studi. Dengan ruang baca baru tersebut, semua koleksi akan dipusatkan di satu lokasi.
Menurut Purnawan, ruang baca itu menjadi penutup masa kepemimpinannya selama lima tahun. Sementara gedung baru FIB yang berhasil dia perjuangkan masih dalam tahap pembangunan dan ditarget rampung konstruksinya akhir tahun ini.
“Dekan baru akan mengawal penyelesaiannya. Saya bersyukur bisa sedikit mengubah FIB menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman. Semoga ke depan fakultas ini semakin baik,” katanya. (*)
Editor : Lambertus Hurek