RADAR SURABAYA - Kekayaan alam Indonesia menyimpan keanekaragaman hayati yang luar biasa, termasuk hewan spons.
Profesor ITS, Edwin Setiawan, mendorong identifikasi spons yang lebih masif untuk mendukung potensi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa spons memiliki peran penting bagi manusia dan alam.
Senyawa kimia yang dihasilkan spons dapat dimanfaatkan dalam dunia farmasi sebagai bahan antikanker.
Selain itu, spons juga menjadi acuan dalam pengamatan pencemaran lingkungan dan teori evolusi.
"Sayangnya, Indonesia dengan perairan yang luas masih sangat terbatas dalam melakukan penelitian maupun identifikasi untuk mengungkap beragam spesies spons," ungkapnya, Senin (1/9).
Edwin mengingatkan bahwa minimnya pengetahuan tentang biodiversitas spons dapat berdampak pada hasil penelitian yang kurang valid, kesalahan identifikasi, hingga potensi kepunahan spesies.
Dalam mengenali spons, Edwin menjelaskan bahwa sebelumnya digunakan pendekatan morfologi yang kurang akurat.
Kini, hadir integrative taxonomy yang menggabungkan metode klasik taksonomi dan marka molekuler seperti mitokondria (mtDNA) dan ribosom (rDNA).
Editor : Nofilawati Anisa