Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

40 Orang Ditangkap Buntut Pembakaran Grahadi, Deretan Panser Berjaga Ratusan Personil TNI Dikerahkan

Muhammad Firman Syah • Minggu, 31 Agustus 2025 | 22:50 WIB
Puluhan kendaraan tentara diparkir berjejer melakukan pengamanan gedung Grahadi.
Puluhan kendaraan tentara diparkir berjejer melakukan pengamanan gedung Grahadi.

Surabaya – Kepolisian bergerak cepat menyikapi kerusuhan yang melanda Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (30/8) malam. Sebanyak 40 orang berhasil ditangkap buntut aksi yang berujung pembakaran dan penjarahan fasilitas di kompleks bersejarah tersebut.

Kerusuhan pecah sekitar pukul 21.27 WIB, ketika massa berpakaian hitam mulai melempar batu, menyalakan petasan, dan merangsek ke area Grahadi. Api kemudian melalap bagian barat gedung, termasuk ruang kerja Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, serta beberapa ruangan biro. Atap bangunan runtuh, dan fasilitas seperti komputer, printer, hingga kursi ikut terbakar maupun dijarah. Rumah dinas Wakil Gubernur yang bersebelahan juga hangus.

Sebelum kerusuhan memuncak, Pangdam V/Brawijaya Mayjen Rudy Saladin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sempat turun menemui massa. Namun upaya dialog gagal, dan situasi kian memanas. Aparat akhirnya menembakkan gas air mata serta menggunakan meriam air untuk membubarkan massa yang meluas hingga jalan protokol Surabaya.

Pantauan di lapangan pada Minggu (31/8), ratusan aparat TNI dikerahkan untuk menjaga ketat Gedung Negara Grahadi. Penebalan pengamanan terlihat sejak siang hari, dengan puluhan kendaraan taktis dan truk pengangkut personel dari berbagai satuan berjajar rapi di halaman Grahadi. Aparat bersenjata lengkap siaga di titik-titik strategis, guna mengantisipasi potensi aksi susulan. Tak hanya itu sejumlah kendaraan Panser juga terlihat berjejer di halaman Grahadi.

Ditempat lain, Mabes Polri menegaskan setiap perusuh yang nekat menyerang simbol negara akan diproses hukum secara tegas. “Negara tidak boleh kalah dengan perusuh,” demikian pernyataan resmi Polri.

Editor : M Firman Syah
#tni #kepolisian #surabaya #pembakaran #aksi #Mabes Polri #gedung negara grahadi #penjarahan