Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Polsek Tegalsari Surabaya Ludes Dibakar Massa, Cagar Budaya Ikut Musnah

Muhammad Firman Syah • Minggu, 31 Agustus 2025 | 18:57 WIB
Polsek Tegalsari dibakar massa imbas kericuhan pascademonstrasi
Polsek Tegalsari dibakar massa imbas kericuhan pascademonstrasi

Surabaya - Kericuhan pascademonstrasi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, berujung pada aksi anarkis yang membakar habis Kantor Polsek Tegalsari, Minggu (31/8) dini hari. Bangunan yang terletak di Jalan Basuki Rahmat itu luluh lantak setelah lebih dulu dirusak dan dijarah massa.

Rekaman video yang beredar di platform X memperlihatkan kobaran api melalap seluruh bangunan, disertai asap pekat membumbung tinggi. Warga dan pengendara yang melintas tampak berhenti untuk merekam peristiwa tersebut. Sebelumnya, massa melempari kantor polisi dengan batu, memecahkan kaca, mencoret plakat dengan tulisan "Polisi Pembunuh ACAB", hingga menjarah sejumlah barang sebelum akhirnya membakar gedung.

Informasi di lapangan menyebutkan massa yang didominasi anak muda bergerak dari kawasan Grahadi menuju Mapolsek Tegalsari setelah dipukul mundur aparat. Mereka melompati pagar beton, merusak fasilitas, lalu menyalakan api di teras pintu utama. Api kecil itu dengan cepat membesar dan melumat seluruh gedung yang saat itu kosong dan gelap.

Kericuhan bermula sekitar pukul 23.00 WIB ketika konvoi pasukan TNI-Polri tiba di Jalan Gubernur Suryo untuk memperkuat pengamanan. Aparat menembakkan gas air mata ke arah massa, memaksa mereka terpencar ke berbagai arah. Sebagian kemudian melanjutkan aksi anarkis di Mapolsek Tegalsari.

Sekitar pukul 00.00 WIB api mulai menjalar ke atap markas, membesar hingga pukul 01.00 WIB. Warga sekitar banyak yang menonton dari seberang jalan sambil merekam. Sejumlah orang bahkan kedapatan menjarah kulkas, dispenser, hingga tabung gas dari area kantin.

"Eman mas, timbang dibakar," ujar seorang pemuda yang terekam membawa kulkas dari dalam kantor polisi.

Kebakaran ini menimbulkan kerugian besar karena Polsek Tegalsari merupakan bangunan cagar budaya. Data Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya mencatat, gedung tersebut dibangun pada era Hindia Belanda sebagai fasilitas pengamanan wilayah dengan nama Burgerlike Openbare Werken. Api juga melumat bunker bersejarah Section 2 Politie Bureau buatan 1920-an yang berada di sisi barat markas, serta Masjid Al-Jabbar berukuran 20 x 8 meter yang berdempetan dengan bangunan utama.

Hingga kini, kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kerugian maupun kemungkinan adanya korban. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi isu yang beredar di media sosial. (wid/ris/fir)

Editor : M Firman Syah
#polsek tegalsari #anarkis #demonstrasi #pembakaran #aksi #massa