RADAR SURABAYA - Pasca pembakaran pos polisi di sejumlah titik Kota Surabaya driver ojek online (ojol) dan warga membantu membersihkan puing-puing sisa pembakaran dan kerusakan. Mereka membersihkan puing-puing dan juga membantu mengecat kembali pos polisi yang dirusak sejumlah massa Jumat malam (29/8).
Dari pantauan Radar Surabaya, driver ojol dan warga membersihkan puing-puing di tiga pos polisi sejak Sabtu sore (30/8). Di antaranya di pos polisi sekitar Taman Pelangi Jalan Ahmad Yani, samping Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan pos polisi Taman Bungkul Jalan Darmo, Surabaya.
Salah satu driver ojol Eko Setiawan mengatakan aksi pembersihan dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas kerusakan pos polisi yang ada di sejumlah titik.
"Demo boleh tapi tolong jangan rusak kota. Surabaya ini rumah kita tempat kita mencari nafkah," ujarnya, Minggu (31/8).
Pria 50 tahun ini menambahkan, aksi gotong royong membersihkan puing-puing serta sisa pembakaran dilakukan spontan. Mereka menyapu sisa abu, megumpulkan pecahan kaca dan membersihkan batu-batu yang ada di dalam pos."Ini tadi kami patungan (biaya swadaya)," ucapnya.
Pembagian wilayah pembersihan dilakukan berdasarkan lokasi pos polisi yang dirusak dan dibakar. Setiap pos polisi diisi oleh 10 hingga 20 orang pengemudi ojol. Diketahui pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari sejumlah pos polisi di Surabaya dirusak dan dibakar massa. Akibat aksi tersebut belasan pos polisi hangus. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto