Surabaya – Pemerintah memastikan proyek pembangunan Flyover Taman Pelangi di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, akan dimulai pada 2026. Infrastruktur senilai Rp300 miliar ini ditargetkan menjadi solusi permanen bagi kemacetan kronis di jalur utama Surabaya–Sidoarjo.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa saat ini pembongkaran kawasan Kampung Taman Pelangi masih berlangsung sebagai tahap awal penyiapan lahan.
"Pembongkaran kewajiban kita, sementara pembangunannya dari pemerintah pusat karena itu jalan nasional," kata Eri, Rabu (27/8).
Proyek ini menggunakan skema konsinyasi atau ganti rugi. Dari puluhan rumah yang berdiri di jalur utama, sebagian besar telah dibongkar setelah pemilik menerima pembayaran pembebasan lahan. Sisanya ditargetkan tuntas pada Agustus 2025.
Flyover tersebut akan dibangun langsung oleh Kementerian PUPR melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Menurut Eri, model flyover dipilih karena lebih efektif ketimbang underpass, terutama dalam mendukung kelancaran arus balik kendaraan.
"Kalau underpass hanya bisa dipakai satu sisi, tapi kalau flyover lebih optimal. Dari arah Bundaran Taman Pelangi bisa kembali ke tengah kota," jelasnya.
Pembangunan Flyover Taman Pelangi diyakini akan mengurai kemacetan parah yang kerap melanda jalur Surabaya–Sidoarjo, khususnya pada jam sibuk pagi dan sore. (ara/gab/fir)
Editor : M Firman Syah