RADAR SURABAYA – Suasana penuh syukur terasa di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus Surabaya Rabu pagi (27/8). Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo merayakan 29 tahun tahbisan imamatnya bersama umat, pastor, dan biarawan-biarawati.
Uskup yang akrab disapa Didik itu baru ditahbiskan sebagai uskup Surabaya pada pertengahan Januari 2025 lalu. Namun, perjalanan imamatnya sudah dimulai sejak 29 tahun silam.
“Ada pasang surut dalam kehidupan saya sebagai imam. Bahkan saya sendiri tidak menyangka dipercaya Bapa Suci Paus Fransiskus menjadi uskup Surabaya,” ujar Didik.
Syukuran sederhana ditandai dengan pemotongan tumpeng yang kemudian disantap bersama umat. Ambrosius, salah seorang umat yang hadir, mengaku ikut bahagia.
“Puji Tuhan, saya bisa ikut misa syukuran sekaligus sarapan tumpeng bersama Bapa Uskup,” katanya.
Gembala asal Ngawi itu dikenal dekat dengan berbagai kalangan, termasuk tokoh lintas agama. Dalam perayaan kemarin, ia kembali menekankan semboyannya: Diligere Sicut Christus Dilexit atau “Mencintai Seperti Kristus Telah Mencintai”.
“Semoga Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati setiap langkah pelayanan Bapa Uskup,” ujar Siska, seorang umat seusai misa. (*)
Editor : Lambertus Hurek