Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lahan Kumuh Ketintang Surabaya Disulap Jadi Senjata Baru Lawan Banjir

Dimas Mahendra • Selasa, 26 Agustus 2025 | 21:22 WIB
Pembongkaran bangunan liar di kawasan Ketintang Permai, Surabaya. (IST)
Pembongkaran bangunan liar di kawasan Ketintang Permai, Surabaya. (IST)

RADAR SURABAYA – Kawasan Jalan Ketintang Permai, Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan bakal memiliki wajah baru. Lahan seluas aset milik Pemkot Surabaya yang sebelumnya dipenuhi 22 bangunan liar (bangli), resmi berubah fungsi menjadi bozem atau waduk mini yang disiapkan sebagai pengendali banjir.

Langkah ini bukan hanya soal menata ulang aset, tapi juga bagian dari strategi besar Pemkot Surabaya mengatasi genangan di wilayah selatan kota. Lahan yang dulunya semrawut kini berubah menjadi area dengan pagar besi permanen dan papan nama resmi milik Pemkot Surabaya.

Menurut Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, bozem Ketintang memiliki fungsi strategis. “Mini bozem ini nantinya mendukung suplai air ke Rumah Pompa Ketintang yang akan dibangun di sisi baratnya. Jadi, sistem ini akan bekerja terintegrasi untuk mengendalikan debit air,” jelasnya.

Targetnya, bozem baru ini siap beroperasi penuh saat rumah pompa rampung. Dengan begitu, kawasan Jambangan yang selama ini rawan genangan di musim hujan diharapkan bisa terbebas dari ancaman banjir.

"Bozem di wilayah Jambangan itu nantinya ditargetkan bisa berfungsi saat rumah pompanya juga sudah jadi," tambah Syamsul.

Proyek bozem Ketintang Permai menjadi bukti bahwa penertiban bangunan liar tidak selalu berakhir dengan konflik, melainkan bisa membuka ruang untuk pembangunan infrastruktur vital kota. Dari kawasan kumuh, kini berubah menjadi “senjata baru” Surabaya dalam melawan banjir. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Bozem di Surabaya #Ketintang Permai #aset pemkot surabaya #bangli Surabaya