Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Surabaya Bangkit sebagai Gerbang Nusantara, Kopi dan Cokelat Jadi Komoditas Unggulan

Muhammad Firman Syah • Selasa, 26 Agustus 2025 | 20:51 WIB
Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, saat memaparkan peran strategis kopi dan cokelat dalam menggerakkan ekonomi Surabaya dan Jawa Timur.
Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, saat memaparkan peran strategis kopi dan cokelat dalam menggerakkan ekonomi Surabaya dan Jawa Timur.

Surabaya – Surabaya kembali menunjukkan potensinya sebagai gerbang perekonomian Nusantara. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menegaskan bahwa komoditas kopi dan cokelat menjadi dua sektor strategis yang mendorong kebangkitan ekonomi, khususnya di wilayah Jawa Timur.

"Kopi dan cokelat ini bisa sebagai kekuatan baru terutama di Surabaya serta menjadi gerbang ekonomi Nusantara. Jika dikembangkan dengan serius, dampaknya akan luar biasa bagi petani maupun UMKM,” ujar Destry dalam sebuah pernyataan.

Ia juga menyinggung sejarah kejayaan Surabaya yang pernah menjadi pusat keuangan dan perdagangan pada masa lalu. Bahkan, Surabaya tercatat pernah lebih maju dibandingkan Jakarta karena telah menerbitkan obligasi daerah (municipal bond) untuk membiayai pembangunan fasilitas publik.

Data Bank Indonesia menunjukkan bahwa 86 persen ekspor kopi asal Jawa dikirim melalui pelabuhan di Jawa Timur, menandakan besarnya peran provinsi ini dalam rantai distribusi kopi nasional.

Destry menambahkan, tren global menunjukkan permintaan terhadap produk cokelat terus meningkat. Salah satu contohnya adalah produk cokelat asal Dubai yang viral dan menggunakan bahan baku utama dari Indonesia. Kondisi ini dinilai menjadi peluang besar untuk memperkuat sektor hilirisasi pangan di Jawa Timur.

Dalam upaya mendukung pertumbuhan sektor ini, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong penguatan kapasitas UMKM. Dukungan tersebut diberikan melalui berbagai program peningkatan keterampilan, perluasan akses pasar, hingga pemanfaatan teknologi digital.

“Kami akan terus mendampingi perkembangan kopi dan cokelat dari Jawa Timur, terutama untuk pelaku UMKM, tidak hanya berkembang pesat tetapi, diharapkan juga menjadi primadona dunia,” tambah Destry.

Dengan dukungan Bank Indonesia, Surabaya diharapkan tidak hanya menjadi pusat perekonomian Jawa Timur, tetapi juga mampu mengembalikan posisinya sebagai Gerbang Nusantara yang berdaya saing global. (acl/mel/fir)

Editor : M Firman Syah
#ekonomi #cokelat #surabaya #kopi #umkm #perdagangan #bi