Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dengan Pendekatan Psikologi Modern dan Falsafah Jawa, Mahasiswa Psikologi Unair Surabaya Ajak Anak Panti Asuhan Percaya Diri

Rahmat Sudrajat • Jumat, 22 Agustus 2025 | 15:22 WIB
UBAH STIGMA: Anak-anak panti asuhan membutuhkan pendekatan falsafah Jawa untuk meningkatkan kesejahteraan.
UBAH STIGMA: Anak-anak panti asuhan membutuhkan pendekatan falsafah Jawa untuk meningkatkan kesejahteraan.

RADAR SURABAYA - Terinspirasi dari pengamatan terhadap anak-anak panti asuhan yang seringkali kesulitan menerima diri dan menghadapi stigma negatif, mahasiswa psikologi Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan intervensi unik.

Yaitu penggabungan prinsip Acceptance and Commitment Therapy (ACT) dengan falsafah Jawa, nrimo ing pandum.

Aqila Syahira, mahasiswa psikologi Unair, menjelaskan, penelitian ini berfokus pada upaya meningkatkan kesejahteraan psikologis anak-anak panti asuhan yang seringkali membutuhkan perhatian khusus karena berbagai latar belakang yang mereka alami.

“Karena pengamatan di masyarakat, ya. Kelompok kami melihat bahwa anak panti asuhan itu secara tampilan kaya kurang PD (percaya diri, Red), juga sering mendapatkan stigma negatif, diejek dan sebagainya. Dari situlah kami mencoba untuk mengumpulkan data-data dan fakta dari penelitian untuk mendukung argumen kami,” ujar Aqila, Kamis (21/8).

Keterbaruan penelitian ini terletak pada integrasi ACT, sebuah pendekatan psikologis modern, dengan falsafah Jawa, nrimo ing pandum.

Aqila menjelaskan bahwa penelitian sebelumnya cenderung hanya berfokus pada salah satu dari kedua prinsip tersebut.

Penerapan intervensi secara aplikatif tentu menjadi tantangan besar bagi tim, terutama dalam memberikan eksekusi secara baik tanpa bias.

"Kami akan atasi hal tersebut dengan melakukan kolaborasi yang baik dengan pihak-pihak terkait seperti wali panti, psikolog, dan lainnya. Kami juga mempersiapkan rancangan pelaksanaan intervensi ini secara matang, sehingga harapannya bisa diterapkan dengan metode sederhana namun tetap efektif," tegasnya.

Apabila teruji efektif, Aqila berharap penelitian ini dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak panti asuhan.

Memungkinkan mereka untuk tumbuh dengan baik dan optimis.

"Secara sosial masyarakat sadar untuk bisa memperlakukan mereka tanpa memberikan stigma negatif, dan juga kepada pemerintah untuk nantinya bisa menerapkan hasil penelitian ini lebih meluas," imbuhnya.

Aqila berharap upaya ini dapat mengubah citra anak panti asuhan menjadi lebih positif dan menghentikan label buruk serta stigma negatif yang seringkali melekat pada mereka.

"Perlu kolaborasi yang baik dengan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama mengubah citra anak panti asuhan menjadi lebih positif dan mendukung mereka untuk bisa menerima diri dengan baik dan bersikap optimis," pungkasnya. (rmt/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#percaya diri #unair surabaya #penelitian #mahasiswa #Aqila Syahira #Nrimo Ing Pandum #psikologi #anak panti asuhan