RADAR SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan tidak ingin ada satu pun anak muda Kota Pahlawan yang terpaksa menghentikan langkah kuliahnya hanya karena biaya. Setelah bertahun-tahun menyasar mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN), program Beasiswa Pemuda Tangguh kini sedang dikaji serius untuk diperluas ke perguruan tinggi swasta (PTS).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, langkah ini penting untuk memberi kesempatan yang sama bagi seluruh anak Surabaya. Termasuk juga mereka yang tidak lolos PTN tetapi memiliki potensi besar.
“Kami sedang mengkaji, kami lakukan untuk yang ada di perguruan tinggi swasta. Sehingga kami berharap anak-anak Surabaya yang hari ini mengalami kesulitan biaya dan tidak diterima di PTN, bisa kami bantu di PTS,” kata Eri.
Menurutnya, akses pendidikan tinggi yang lebih merata akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas SDM sekaligus mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Surabaya.
“Kalau yang PTS belum ditetapkan. Perguruan Tinggi Negeri yang sudah kita tetapkan, kita lanjut melakukan kajian, sehingga nanti tahun 2026 bisa kami lakukan untuk perguruan tinggi swasta,” tegasnya.
Namun beasiswa ini tidak akan diberikan sembarangan. Eri menyebut hanya anak-anak Surabaya dari keluarga tidak mampu yang berhak mendapat bantuan. Lebih dari itu, penerima beasiswa juga diwajibkan menandatangani komitmen moral untuk kembali ke kampungnya dan mengabdi setelah lulus.
“Nanti akan ada perjanjian bagaimana perguruan tinggi yang kami berikan beasiswa itu adalah anak-anaknya yang memiliki jiwa patriotisme untuk membantu kembali ke kampungnya, untuk menjalankan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” jelas Eri.
Dengan skema baru ini, Pemkot ingin mencetak generasi muda yang bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli pada lingkungannya. Mereka diharapkan hadir sebagai motor penggerak pembangunan dari tingkat kampung hingga kota.
Pemkot saat ini sedang memetakan PTS yang akan diajak kerja sama sekaligus merumuskan mekanisme seleksi agar tepat sasaran. “Melalui skema ini, Pemkot Surabaya berharap bisa mencetak lulusan-lulusan unggul yang siap membangun dan memajukan kota Surabaya di masa depan,” pungkasnya. (dim)