Surabaya — Seorang perempuan berinisial MA, 25, menjadi korban kekerasan oleh kekasihnya, AD, 34, di rumah pelaku di Jalan Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Sabtu (9/8). MA mengalami luka lebam di wajah dan tubuh.
Korban menjelaskan, peristiwa bermula saat ia menerima telepon rekan kerja pukul 20.00 WIB. AD yang merasa cemburu sempat berdebat sebelum memukuli MA.
"Saya jelaskan kalau ini teman kerja, tapi dia tetap minta bukti chat dan langsung memukuli saya," ujar MA.
MA mengungkapkan pelaku menampar, menjatuhkan dan berusaha menginjak kepalanya meski korban melindungi diri. Korban sempat berteriak minta tolong, namun mulutnya dibungkam agar kekerasan bisa dilanjutkan. Kekerasan berhenti pukul 03.00 WIB setelah korban menenangkan AD dan meninggalkan rumahnya.
Pagi hari, MA melapor ke kepolisian dan menjalani visum. Meski AD sempat datang ke rumah korban pada Senin (11/8) dan Selasa (12/8) untuk meminta maaf, korban dan keluarga sepakat melanjutkan proses hukum.
"Semoga bisa jadi efek jera bagi dia dan tidak terjadi ke orang lain," harap MA.
Kapolsek Semampir, Kapolres Herry Iswanto, membenarkan laporan ini dan menyatakan kasus masih menunggu hasil visum.
"Proses masih berjalan," ujar Herry.
Kasus ini menambah daftar kekerasan laki-laki terhadap perempuan, dan diharapkan mendapat penanganan tegas dari aparat hukum. (bil/gab/fir)
Editor : M Firman Syah