RADAR SURABAYA - MA alias A, 40, pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dihajar massa di Jalan Wonorejo, Manukan Kulon, Tandes, Surabaya. Pria yang tinggal di kawasan Bulak Banteng ini sudah ditahan di Mapolsek Tandes. Tersangka diketahui membawa senjata tajam (sajam) saat beraksi.
"Tersangka residivis. Pernah ditahan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polrestabes Surabaya kasus curanmor," ujar Kanit Reskrim Polsek Tandes Iptu Jumeno Warsito, Rabu (13/8).
A diketahui saat mencuri motor berperan sebagai eksekutor. Dia mencuri motor Honda PCX milik Agik yang diparkir di depan warung. Kepada penyidik tersangka mengaku sudah dua kali mencuri motor. "Pengakuannya dua kali. Tersangka juga membawa sajam untuk jaga diri. Yang DPO inisial U, masih kita lakukan upaya dan pengembangan" ucapnya.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal ini menambahkan, pelaku buron berperan sebagai joki motor sarana. Pelaku berhasil kabur dengan mengendarai motor. Akibat ulahnya tersangka A dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun kurungan penjara.
Diberitakan sebelumnya, seorang pencuri motor bersajam babak belur dimassa di kawasan Jalan Wonorejo, Manukan Kulon Tandes Surabaya, Minggu (20/7). Pelaku dimassa setelah tepergok mencuri motor Honda PCX milik Agik K, 40, warga setempat. Sementara temannya berhasil kabur.
Ayah korban Kusnan, 62, mengatakan aksi pencurian motor terjadi Minggu (20/7) sekitar pukul 05.45. Motor saat itu terparkir di depan warung. Tak lama kemudian korban mendengar suara alarm motor berbunyi.
"Anak saya lari ke depan saat di lihat ternyata motor sudah menyala, alarm bunyi, pelakunya sudah lari," ujarnya, Senin (21/7).
Tak terima motornya dicuri, korban lalu mengejar pelaku yang berusaha kabur bersama temannya. Korban menarik jaket pelaku. Dia juga sempat terseret sekitar 50 meter saat menarik pelaku tepatnya dari depan warung hingga ke tikungan pertigaan.
"Pelaku yang naik motor mau menabrak anak saya. Anak saya langsung pukul pelaku sampai terjatuh sebelum si pelaku mau melawan ambil pisaunya," terangnya.(rus/gun)
Editor : Guntur Irianto