RADAR SURABAYA - Aksi penipuan dan penggelapan motor modus gendam kembali terjadi di Surabaya. Kali ini, korban berinisial P anak di bawah umur asal Tandes, Surabaya. Akibat aksi pelaku, motor Honda Beat hitam nopol L 3014 DAV milik korban amblas dibawa kabur pelaku yang berjumlah dua orang.
Berdasarkan informasi kejadian dugaan gendam itu terjadi Jumat (8/8) sekitar pukul 21.00. Kejadian berawal saat korban P berboncengan mengendarai motor Honda Beat bersama seorang temannya. Ketika melintas di Jalan Manukan Krajan, kedua korban dipepet dua pria tak dikenal berboncengan motor dan pura-pura tanya alamat.
Korban sudah sempat menjawab tidak tahu dan melanjutkan perjalanan. Namun pelaku tak patah arang. Kedua pelaku kembali mengejar korban dan salah satu mengajak tos serta bilang seduluran.
Beberapa saat kemudian teman korban yang dibonceng kemudian dibawa pergi oleh pelaku dengan alasan membantu saudaranya. Sementara anak pemilik motor tetap berada di lokasi. Tak lama berselang anak pemilik motor diantar pulang oleh dua orang pria yang tidak dikenal dan mengaku ingin membantu.
Temannya sempat hilang dan kemudian ditemukan di wilayah Ngemplak, Sambikerep. Sementara motor korban dibawa kabur pelaku. Kasus ini telah dilaporkan korban ke pihak kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Tandes Iptu Jumeno Warsito saat dikonfirmasi membenarkan ada kejadian tersebut dan korban sudah melapor di Mapolsek Tandes. "Iya sudah lapor. Sebenarnya lepas sepeda motor di Sambikerep wilayah Lakarsantri, tetap kita terima laporannya," ucapnya, Selasa (12/8). (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto