Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lawan Stres Kerja, Ratusan Pekerja Pria di Surabaya Gelar Yoga Massal

Muhammad Firman Syah • Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:32 WIB
Lebih dari 100 pekerja pria di Surabaya mengikuti sesi yoga massal yang digelar di sebuah kompleks perkantoran sebagai upaya untuk melepaskan diri dari tekanan pekerjaan dan beban mental.
Lebih dari 100 pekerja pria di Surabaya mengikuti sesi yoga massal yang digelar di sebuah kompleks perkantoran sebagai upaya untuk melepaskan diri dari tekanan pekerjaan dan beban mental.

Surabaya – Lebih dari 100 pekerja pria di Surabaya mengikuti sesi yoga massal yang digelar di sebuah kompleks perkantoran sebagai upaya untuk melepaskan diri dari tekanan pekerjaan dan beban mental. Kegiatan ini menjadi bentuk perlawanan terhadap stres yang kerap terpendam, khususnya di kalangan laki-laki pekerja.

Acara yang diprakarsai oleh komunitas Light of the Soul Surabaya ini dirancang sebagai ruang pemulihan bagi kaum pria yang selama ini terbiasa menghadapi tuntutan kerja tanpa ruang untuk ekspresi emosional.

Koordinator acara, Graciella Gladys, mengungkapkan bahwa tekanan sosial sering kali memaksa pria untuk terlihat kuat, meski menyimpan stres yang besar.

“Banyak pekerja pria terbiasa menahan stres karena tuntutan sosial yang mengharuskan mereka tampil kuat. Padahal, kesehatan mental itu hak semua orang,” ujar Gladys.

Sesi yang berlangsung selama dua jam ini dipandu oleh Budo Adi Sadarmo, seorang instruktur yoga profesional sekaligus vokalis band rock lokal. Dengan iringan musik instrumental bertema kemerdekaan, para peserta diajak melalui berbagai teknik pernapasan dan peregangan yang dirancang untuk menciptakan ketenangan mental.

“Sesi ini bukan hanya soal postur tubuh, tapi bagaimana kita memberi ruang bagi pikiran untuk beristirahat,” kata Budo dalam sesi tersebut.

Bagi sejumlah peserta, pengalaman ini memberikan dampak emosional yang mendalam. Salah satunya adalah Dustin (25), seorang karyawan swasta yang baru pertama kali mengikuti yoga. Ia mengaku merasakan kelegaan yang luar biasa setelah mengikuti kegiatan ini.

“Rasanya seperti melepaskan beban bertahun-tahun. Ternyata stres bisa dihadapi tanpa harus lari,” ungkapnya.

Respons serupa juga disampaikan banyak peserta lainnya, yang merasa lebih damai, ringan, dan termotivasi kembali untuk menghadapi rutinitas pekerjaan.

Melihat antusiasme yang tinggi, komunitas Light of the Soul Surabaya berencana menjadikan program yoga khusus pria ini sebagai agenda rutin bulanan. Ke depannya, kegiatan ini akan dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak seniman lokal untuk memperluas jangkauan dan dampak kegiatan.

“Kemerdekaan sejati bukan hanya tentang politik, tapi juga tentang membebaskan diri dari beban hidup yang memenjarakan,” pungkas Gladys. (ray)

Editor : M Firman Syah
#Emosional #surabaya #yoga #mental #pekerjaan #Tekanan