Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Motivasi Anak-Anak Surabaya untuk Membaca Lewat Gerakan Bridge of Word

Andy Satria • Senin, 11 Agustus 2025 | 00:57 WIB
WISATA MUSEUM: Azkarana Rectaversa Almadira (kanan) mengajak peserta Bridge of Word melihat sejumlah koleksi museum De Javanesche Bank Surabaya dengan didampingi pemandu, Minggu (10/8).
WISATA MUSEUM: Azkarana Rectaversa Almadira (kanan) mengajak peserta Bridge of Word melihat sejumlah koleksi museum De Javanesche Bank Surabaya dengan didampingi pemandu, Minggu (10/8).

RADAR SURABAYA - Di tengah hiruk-pikuk kota, sekelompok remaja punya cara unik mengajak anak-anak jatuh cinta pada buku.

Melalui kegiatan bertajuk Bridge of Word, mereka menggabungkan literasi, permainan, dan wisata sejarah menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan.

Azkarana Rectaversa Almadira, atau akrab disapa Rana, merupakan sosok di balik ide ini.

Ia menggandeng komunitas Save Street Child Surabaya (SSCS) lalu mengajak anak-anak peserta berkeliling Museum De Javasche Bank Surabaya.

Didampingi pemandu, anak-anak diajak mengenal koleksi benda-benda bersejarah yang tersimpan di museum.

Mulai dari alat pencetak uang, hingga alat penghancur uang yang dinilai sudah tidak layak edar.

Seperti rusak atau yang sudah usang. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut, karena tidak hanya melihat mesin ada beberapa beberapa permainan puzzle menyusun gambar uang.

Tak hanya berkeliling, kegiatan ini juga diselingi ice breaking, mendongeng, dan sesi tanya jawab yang interaktif.

“Kita ingin anak-anak ini tidak hanya mendengar cerita, tapi juga belajar menganalisisnya,” ujar Rana, Minggu (10/8).

Agar suasana makin seru, panitia menyiapkan berbagai permainan berhadiah buku.

Harapannya, hadiah tersebut bisa menjadi pemantik semangat mereka untuk membaca.

“Kita tidak bisa menyuruh anak suka membaca hanya dengan buku. Kita harus hadir sebagai jembatan antara cerita dan rasa aman,” tambahnya.

Bridge of Word rencananya akan digelar di lima cabang SSCS di Surabaya, dengan total 210 peserta.

Kegiatan itu dilaksanakan setiap akhir pekan di lima titik utama kota Surabaya, yakni selain di JMP de Javasche Bank, kegiatan tersebut juga akan diadakan di beberapa tempat lain, yakni di Tidar, Jalan Blauran, Sawahan, Ambengan Taman Paliatif, Tambaksari, Gemblongan – Gg. Gemblongan VI, Bubutan, dan Makam Rangkah – Jalan Kenjeran 113 A.

Rana menjelaskan, metode yang dipakai memadukan stimulasi visual, diskusi kelompok, dan kuis sebagai cara untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak.

“Kalau mereka merasa senang dan aman, membaca bukan lagi kewajiban. Membaca akan menjadi petualangan,” tutup Rana. (sam/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#membaca #De Javache Bank #museum #Azkarana Rectaversa Almadira #Bridge of Word #Literasi