RADAR SURABAYA - Seorang begal R Laksono Budi Triantoro, 39, dihajar massa di Jalan Dinoyo I, Tegalsari Surabaya, Sabtu (9/8) sekitar pukul 01.25. Warga Jalan Lidah Wetan, Lakarsantri Surabaya ini dihajar massa setelah merampas motor mahasiswa ANH, asal Desa Pandeyan Umbulharjo, Yogyakarta di Jalan Dinoyo I, Surabaya.
Modusnya, tersangka mengaku sebagai aparat memberhentikan korban. Korban kemudian dituduh membawa narkotika.
Kapolsek Tegalsari Kompol Rizki Santoso mengatakan, kejadian pencurian dengan kekerasan (curas) bermula saat korban ANH mengendarai motor untuk mengembalikan motor milik temannya di Jalan Dinoyo I, Surabaya Sabtu sekitar pukul 01.00.
Tak lama kemudian korban berhenti karena pelaku memberhentikan korban di depan Jalan Dinoyo Gang I. Pelaku sempat menanyai KTP korban. Namun oleh korban tidak diberi. "Pelaku sempat mengaku sebagai aparat dan menuduh korban telah membawa narkoba," ujarnya kepada Radar Surabaya, Minggu (10/8).
Tak hanya itu. Pelaku juga menakut-nakuti korban dengan mengeluarkan sajam. Korban berlari menghindari pelaku dan kekuasaan sepeda motor berada di pelaku dan dibawa ke arah depan pegadaian atau seberang Jalan Dinoyo I.
Mendapati hal itu korban langsung memberi kabar ke teman-temannya bahwa sepeda motor dibawa orang tak dikenal. Tidak lama kemudian pelaku ditemukan dan digeledah warga setempat serta teman korban. Tak hanya itu. Pelaku juga dihajar massa di lokasi.
"Ternyata pelaku membawa beberapa alat dan juga sajam," ucapnya.
Dengan adanya kejadian tersebut korban melaporkan ke satpam pegadaian dan melanjutkan pelaporan ke Polsek Tegalsari Surabaya untuk ditindaklanjuti. Anggota Polsek Tegalsari lantas mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku sudah diamankan dan proses pengembangan oleh anggota Reskrim Polsek Tegalsari. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto