RADAR SURABAYA - Sial dialami Dewi K, 23, warga Ngingas, Waru Sidoarjo. Motor Yamaha Nmax miliknya raib digelapkan teman lelakinya yang baru dikenal melalui aplikasi pencarian jodoh. Kasus tersebut terjadi di mal kawasan Surabaya Utara, Sabtu (2/8) malam.
Dewi mengatakan kejadian bermula saat dirinya diajak keluar oleh teman lelakinya bernama Fendy. Saat itu, mereka bertemu untuk kencan dan jalan-jalan menggunakan motor korban. Mereka bertemu di kawasan Waru. Lalu berboncengan ke untuk membeli kabel USB. Setelah membeli USB saat keluar parkiran wajib menunjukkan STNK.
Pelaku meminta STNK motor korban dan diperlihatkan ke penjaga parkir saat keluar. STNK tetap dibawa pelaku. Mereka menuju ke mall untuk makan bersama.
Sesampainya di mall korban lalu memesan makanan ramen. Saat itu korban sudah mencurigai gelagat aneh pelaku. Pelaku tampak seperti gelisah.
"Kemudian setelah pesan dia pamit ke toilet. Nah waktu itu aku lupa minta kunci motor sama STNK," ungkapnya, Rabu (6/8).
Dewi menjelaskan, setelah ditunggu pelaku tidak kunjung kembali ke tempat makan. Dia sempat mengirimkan pesan WhatsApp (WA) ke Fendy. Namun nomornya sudah tidak aktif. Merasa ada yang tidak beres korban bergegas mencari pelaku ke toilet. Ternyata korban tidak ada di toilet.
Perempuan pekerja pabrik ini berlari ke arah tempat parkir motor. Apesnya saat itu motor sudah tidak ada di tempat parkir semula. Dewi bingung dan panik. Dia lalu bertanya ke sekuriti dan petugas parkir.
"Lalu diarahkan ke petugas CCTV. Sama petugas di ruang CCTV itu akhirnya dilihatkan ternyata orang sudah keluar," ucapnya.
Dewi menyebut, usai kejadian tersebut langsung melapor ke Polsek Bubutan. Menurut Dewi, pelaku dikenal bernama Fendy. Pelaku mengaku memiliki rumah banyak di Surabaya. Akan tetapi tidak pernah menyampaikan detail alamatnya. "Kenal baru sebulan. Kejadian itu pertemuan kedua," bebernya.
Ciri-ciri pelaku, lanjut Dewi, badan tidak terlalu tinggi dan tidak kurus, kulitnya sawo matang dan rambut keriting. "Logat Madura," bebernya. Akibat aksi pelaku korban mengalami kerugian sekitar Rp 40 juta.
Kanit Reskrim Polsek Bubutan Ipda Martinus Simanjuntak saat dikonfirmasi membenarkan ada laporan penipuan dan penggelapan motor dengan korban Dewi Kristiani, Sabtu (2/8).
"Betul. Kemarin Tim Opsnal sudah ke lokasi menghimpun keterangan saksi-saksi dan korban. Masih proses penyelidikan," urainya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto