Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Dites Urine, Ajak Semua Legislator Surabaya Berani Transparan

Dimas Mahendra • Senin, 4 Agustus 2025 | 22:47 WIB
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono usai jalani tes urine. (IST)
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono usai jalani tes urine. (IST)

RADAR SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono tampil memberi contoh. Ia menjalani tes narkoba secara terbuka di kantor Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya, Senin (4/8/2025).

Tes urine ini merupakan respons terhadap permintaan dari Aliansi Madura Indonesia (AMI) beberapa waktu lalu yang mendatangi kantor dewan lantaran beredar kabar tentang dugaan keterlibatannya dengan dunia narkoba. Hasilnya pun negatif dari tujuh parameter narkotika.

Namun, lebih dari sekadar hasil tes, kehadiran Adi justru menjadi pesan kuat kalau pejabat publik harus berani terbuka, transparan, dan tak ragu memberi teladan.

“Saya datang ke BNNK memenuhi permintaan AMI. Ini bagian dari tanggung jawab moral dan publik sebagai pimpinan DPRD,” ujarnya usai tes.

Adi menegaskan, langkah ini bukan pembuktian semata, melainkan bentuk peneguhan komitmen dalam melawan narkotika dan menjaga integritas lembaga legislatif.

“Alhamdulillah, hasilnya negatif. Terima kasih kepada BNNK Surabaya yang memberikan pelayanan cepat dan profesional. Dari tujuh parameter yang diperiksa, hasilnya menunjukkan saya tidak terindikasi menggunakan narkotika atau obat-obatan terlarang,” tambah politisi PDI Perjuangan itu.

Menariknya, Adi tak berhenti pada dirinya sendiri. Ia mendorong seluruh anggota legislatif, terutama dari Fraksi PDI Perjuangan, untuk ikut menjalani tes serupa.

“Kami punya komitmen 100 persen dalam pencegahan peredaran narkoba,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala BNNK Surabaya, Kombes Pol Heru Prasetyo, memuji langkah Adi sebagai bentuk nyata dari implementasi Perda Kota Surabaya Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pencegahan Narkotika.

“Beliau memberikan suri tauladan yang baik. Ini wujud nyata deteksi dini yang diamanatkan oleh Perda,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh tim medis BNNK, dr. Putri Damayanti, yang membenarkan bahwa hasil tes urine Adi bersih dari seluruh zat narkotika. “Kami uji dengan tujuh parameter, dan semuanya negatif,” ucap Putri.

Langkah Adi ini membuka ruang lebih luas dalam mendorong deteksi dini narkoba secara masif, tidak hanya di kalangan pelajar atau ASN, tapi juga di level elite politik Surabaya.  (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Ketua DPRD Surabaya #dprd kota surabaya #Adi Sutarwijono #narkoba #tes urine #BNNK surabaya